
Lumajang, ArahJatim.com – Lupa mematikan mesin genset, sekeluarga warga Lumajang keracunan gas karbon monoksida, yang mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya kritis. Kedua korban selamat masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pasirian, Lumajang, Jumat petang (25/01/2019).
Muhammad Ali Muksin (44) dan anaknya, Ais Maisaroh (17), warga Dusun Krajan, Desa Bago Kecamatan Pasirian Lumajang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat. Sedang sang istri Siti Zubaidah (36) disemayamkan di ruang pemulasaran jenazah.
Sekeluarga ini mengalami keracunan gas karbon monoksida, di rumah mereka sendiri. Kejadian nahas tersebut bermula, saat di kawasan rumah korban tengah terjadi pemadaman lampu. Korban Ali Muksin menghidupkan mesin genset agar rumah kembali terang.

Namun sayang lupa mematikan mesin genset hingga pagi hari. Meski sempat menghirup bau tak sedap, namun satu keluarga ini tak menyadari jika bau itu berasal dari mesin genset.
Baca Juga :
- Angin Kencang Landa Lumajang, Dua Rumah Rusak Tertimpa Pohon
- Polres Lumajang Sita Ribuan Bungkus Rokok Ilegal
Tiga orang dari lima orang satu keluarga ini tak sadarkan diri, hingga akhirnya ditemukan kakek dan anak bungsu mereka yang pulang. Meski sempat diberikan pertolongan, namun nyawa Siti Zubaidah tak dapat tertolong.
Polisi yang datang ke lokasi mensterilkan rumah korban dengan memasang garis polisi. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga jika ketiga korban ini keracunan gas karbon.
“Hasil olah TKP bahwa ini disebabkan oleh karbon monoksida, kemarin malam saat mati lampu mereka menyalakan genset bapaknya, nah genset ini berada dalam rumah dan rumahnya hampir tak ada fentilasi (jendela) di dalam”, kata AKBP Muhammad Arsal Sahban, Kapolres Lumajang.
Selain mengamankan sebuah mesin genset, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, sedang jenazah korban tewas dilakukan otopsi. (rokhmad)









