Kediri, ArahJatim.com – Di tengah isu kenaikan biaya pendidikan tinggi yang tengah hangat diperbincangkan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri membawa kabar segar bagi masyarakat. Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. Wahidul Anam, M.Ag., menegaskan bahwa kampusnya tetap berkomitmen menyediakan pendidikan berkualitas dengan biaya yang sangat terjangkau.
Hal tersebut disampaikan dalam acara “Ngopi Bareng” bersama media dan tokoh masyarakat di Auditorium Lantai 4 Gedung Rektorat, Rabu (13/5/2026).
Biaya Kuliah Mulai Rp400 Ribu
Dalam paparannya, Prof. Wahidul Anam menjelaskan bahwa skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) di UIN Syekh Wasil Kediri dirancang sedemikian rupa agar tidak memberatkan ekonomi orang tua siswa.
”Kami memiliki rentang UKT dari level 1 sampai 7. Untuk UKT level 1 itu hanya Rp400.000, dan level 2 di kisaran Rp1 jutaan. Ini sangat terjangkau bagi masyarakat umum,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan transparansi biaya di kampus ini. Setelah mahasiswa membayar UKT saat registrasi, tidak ada lagi pungutan-pungutan liar atau biaya tambahan di tengah jalan.
”Tidak ada lagi ‘lari-lari’ biaya. Semuanya sudah inklusif, sehingga akses pendidikan tinggi di Kediri dan sekitarnya bisa diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Rektor.
Kualitas Tetap Nomor Satu (Akreditasi Unggul)
Meskipun biaya kuliah tergolong murah, UIN Syekh Wasil Kediri tidak berkompromi soal kualitas. Kampus ini baru saja meraih status Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Beberapa keunggulan akademik yang ditawarkan antara lain:
- 11 Program Studi Unggul: Mencakup jenjang S1, S2, hingga S3.
- Fasilitas Modern: Mahasiswa dapat menikmati fasilitas Gedung Kuliah Terpadu hasil skema SBSN, Sport Center, hingga laboratorium informatika.
- Dosen Kelas Dunia: Banyak tenaga pengajar yang merupakan lulusan universitas ternama dari Kanada, Jerman, Australia, hingga Timur Tengah.
Peluang bagi Mahasiswa Kurang Mampu
Senada dengan Rektor, Wakil Rektor Dr. Taufik Al-Amin menambahkan bahwa kampus ini sangat terbuka bagi mahasiswa berprestasi namun terkendala biaya. Integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum (sains) diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompetitif di dunia kerja tanpa harus terbebani utang pendidikan.
”Tujuan kami adalah mendalami suci Islam sekaligus mengintegrasikannya dengan modernitas. Peluang akademik sekarang lebih beragam, dan kami pastikan biaya bukan menjadi penghalang,” pungkas Taufik.
Melalui komitmen UKT murah ini, UIN Syekh Wasil Kediri berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Jawa Timur. (das)









