TKD Jatim Kawal Kasus Video Ustaz Yang Viral Sudutkan Jokowi-Ma’ruf Amin

oleh -
Foto: ArahJatim.com/ful

Banyuwangi, ArahJatim.com – Kasus video Ustaz Supriyanto yang viral di media sosial (medsos) berisi ujaran kebencian menyudutkan calon Presiden (Capres) nomer urut 01 mendapat perhatian khusus dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur. Ketua TKD Jatim untuk pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin Irjen Pol (Pur) Mahfud Arifin mendesak polisi mengusut tuntas kasus yang meresahkan masyarakat.

Terlebih konten video yang viral di media sosial juga menyudutkan pasangan calon Presiden Jokowi dan calon wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dirinya juga akan terus mengawal kasus tersebut yang saat ini ditangani polisi termasuk akan berkoordinasi dengan pihak Bawaslu Banyuwangi. Karena kasus tersebut juga berkaitan dengan pemilu. Agar kasus serupa tidak terjadi lagi disaat sudah mendekati pemilu.

“Saya berharap kepada aparat kepolisian dan Bawaslu usut tuntas kasus ujaran kebencian, karena ini ranahnya pemilu, mana yang masuk pidana pemilu dan pidana umum polisi lah yang bertindak. Saya lihat kemarin di media beberapa orang sudah diperiksa. Sementara jadi saksi dan mudah-mudahan akan terus berkembang sampai ada tersangka, saya serahkan ke polisi yang sudah profesional,” ucap mantan Kapolda Jatim itu.

Baca juga :

Sementara tanpa bermaksud mengintervensi aparat, Machfud Arifin juga berharap agar proses hukum terhadap Ustaz Supriyanto dan Imam Suherlan yang sempat diperiksa penyidik tujuh jam dan semalam bisa pulang ke rumah masing-masing terus berjalan. Karena video bernada hasut, fitnah dan ujaran kebencian yang viral di media sosial sangat meresahkan. Pelakunya harus diperiksa dan dilakukan penahanan jika terbukti bersalah sesuai undang-undang.

Dalam kasus tersebut, Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur beserta Kabupaten akan terus mengawal hingga proses pemeriksaan tuntas. Karena berkaca pada kasus di Karawang yang mirip dengan di Banyuwangi pelaku ditahan.

“Di Karawang ditahan kok. Ada emak-emak mengatakan adzan dilarang, LGBT dan pernikahan sesama jenis dibolehkan jika Jokowi menang,” pungkasĀ  Mahfud Arifin di Hotel Dialoog Banyuwangi, Rabu (13/3/2019) siang. (ful)