Perhutani Dan Polisi Tangkap Dua Pencuri Kayu, 7 Pelaku Lain Kabur

by -
Petugas perhutani dan polsek Wonotirto tangkap dua pelaku pencurian kayu. (Foto: ArahJatim.com/mua)

Blitar, Arahjatim.com – Petugas Perhutani Blitar dan Kepolisian Sektor Wonotirto Kabupaten Blitar berhasil menangkap dua dari sembilan pencuri kayu yang sedang melakukan pencurian kayu di kawasan hutan Resort Pemangku Hutan (RPH) Kepek, Dusun Banjarsari, Desa Wonotirto, Kecamagan Wonotirto, Kabupaten Blitar ,Selasa (14/5/2019). Dua pencuri kayu yang berhasil diamankan yaitu GS (40) dan AP (31), keduanya warga Dusun Saren Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Wonotirto untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara tujuh pencuri lainnya kabur. Para pencuri ini lari ke dalam hutan saat polisi melakukan pengepungan.

Baca Juga :

Kapolsek Wonotirto AKP Tamim Anwar mengatakan, saat dilakukan penangkapan kesembilan pencuri kayu ini sedang menebang kayu jati dan berusaha menaikkan ke atas sepeda motor. namun, petugas sudah datang ke lokasi sebelum para pelaku sempat membawa kabur barang curiannya.

“Sekitar pukul 06.30 wib petugas RPH yang sedang melakukan patroli rutin mendapati ada sembilan orang sedang melakukan pencurian kayu. Dari sembilan orang ini ada yang sedang menebang kayu, ada yang menaikan kayu ke atas motor. Dua berhasil diamankan sementara sisanya kabur ke dalam hutan,” jelas AKP Tamim Anwar.

Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya empat kayu jati gelondongan, dan sembilan sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya.

“Barang bukti ada empat batang kayu jati gelondongan, diameternya sekitar 30 centimeter. Kemudian sembilan sepeda motor yang ditinggal kabur oleh pemiliknya,” imbuhnya.

Menurut dia, saat ini polisi sudah mengantongi nama pelaku yang kabur. Saat ini petugas kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap ketujuh pelaku lainnya.

“Saat ini kami terus melakukan pengembangkan kasus ini. Pelaku yang kabur terus kami kejar dan saat ini kami telah mengantongi identitasnya,” pungkasnya. (mua)