Pencarian Korban Tewas Pendaki Gunung Semeru Dihentikan, Kenapa?

oleh -
Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Kedaruratan BPBD Lumajang saat dikonfirmasi ArahJatim.com, Kamis (11/10/2018), terkait pencarian pendaki yang tewas di Gunung Semeru. (Foto: arahjatim.com/rokhmad)

Lumajang, ArahJatim.com – Genap 7 hari sudah puluhan tim SAR gabungan melakukan pencarian jenazah Saidin (21) pendaki gunung asal Brebes, Jawa Tengah yang meninggal saat mendaki Gunung Semeru. Proses pencarian terpaksa dihentikan karena petugas tak lagi menemukan jejak lanjutan dari upaya yang dilakukan sebelumnya.

“Karena dari jejak kemarin itu tak ada tindak lanjutnya setelah kita lakukan pencarian, maka sesuai SOP proses pencarian kita hentikan mas,” ujar Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Kedaruratan BPBD Lumajang saat dikonfirmasi ArahJatim.com, Kamis (11/10/2018).

Meski dihentikan, namun pihaknya menegaskan jika kemungkinan operasi lanjutan akan dilakukan.

“Jika nanti kami mendapat laporan adanya tanda-tanda keberadaan korban, ya kami turunkan lagi tim ke sana mas,” jelasnya.

Baca juga:

Foto korban Saidin (20) warga Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Brebes Jawa Tengah, pendaki Gunung Semeru yang hingga kini jenazahnya belum ditemukan. (Foto: ArahJatim.com/rokhmad)

Sementara itu, pihak keluarga korban mengaku akan berusaha menerima dan mengikhlaskan jenazah korban.

“Kami kan kebetulan diizinkan ikut membantu pencarian mas, tapi kalau memang tidak ketemu ya mau gimana lagi. Yang bisa kita lakukan hanya pasrah dan berusaha menerima keadaan lah,” ungkap Mashudi, salah satu kerabat korban yang ikut dalam operasi ini.

Agar tak lagi memakan korban, petugas mengimbau kepada warga yang berniat mendaki ke Gunung Semeru agar mengikuti ketentuan pengelola. (rokhmad)