Dulu Menjijikan Kini Menawan, Warga Kluncing Sulap Sungai Kotor Jadi Destinasi Wisata Kampung Ikan

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49609768631_7c0db648f3_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Perubahan perilaku warga Desa Kluncing Banyuwangi ini patut dicontoh. Betapa tidak, dalam jangka waktu kurang dari delapan bulan mereka mampu menjadikan sungai kecil yang dulunya kotor menjadi sebuah kolam ikan yang bersih. Bahkan, kolam ikan itu kini menjadi lokasi wisata baru.

Desa Kluncing sendiri berada di  Kecamatan Licin Banyuwangi yang letaknya berada di kaki Gunung Ijen. Berada tidak jauh dari Kota Banyuwangi, jaraknya kurang lebih 15 KM dari pusat kota.

Memasuki kawasan Kampung Ikan, para pengunjung akan disambut pemandangan indah khas pegunungan. Sungai yang menjadi kolam ikan mengalir di halaman depan rumah warga sepanjang satu kilometer. Ikan air tawar yang beraneka ukuran dan warna menambah kesegaran suasana di kampung tersebut.

Baca juga:

“Tempat ini sangat luar biasa. Di sini bisa melihat ikan yang begitu banyak di dalam aliran sungai yang jernih. Pemandangannya indah, sejuk, juga sekaligus bisa menikmati olahan ikan dan menu lainnya yang sangat lezat,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi  Desa Kluncing Senin (2/3/2020).

Sebelum menjadi destinasi wisata Kampung Ikan, siapa sangka jika dulunya sungai yang menjadi objek wisata tersebut banyak sampah dan menjadi tempat berbagai aktivitas warga seperti mandi, mencuci pakaian hingga buang hajat.

“Desa ini adalah contoh, apabila warga mau berubah menjadi lebih baik, manfaatnya pasti besar. Siapa sangka tempat yang begitu indah dan cantik ini dulunya kotor dan kurang sedap dipandang,” ujar Anas.

Salah satu pemuda penggerak perubahan di kampung tersebut adalah Rusady Awanto, yang akrab dipanggil Wawan. Wawan mengisahkan bahwa dulu sungai di desanya itu kotor.

“Dulu warga mandi, cuci baju, BAB (buang air besar) di sungai ini. Bahkan setiap magrib pasti ada banyak kantong kresek berisi sampah yang dibuang di sungai,” kata Wawan.

Hal ini membuat Wawan prihatin dan ingin berbuat sesuatu untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut. Sebagai penghobi ikan, Wawan lantas mempunyai ide memelihara ikan di aliran sungai tersebut. Dia juga mengajak rekannya untuk ikut serta