Warga Kediri Diminta Waspada Terhadap Angin Puting Beliung 

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Musim hujan telah tiba. Bila tidak waspada bisa menjadi bencana alam. Dua hari ini di wilayah Kabupaten Kediri hujan deras disertai angin puting beliung.

Dampaknya, pohon besar yang berada dipinggir jalan dan baliho tumbang. Bahkan ada pula pohon tumbang yang mengenai rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kediri Randy Agatha mengatakan cuaca hujan yang tidak menentu diharapkan warga untuk tetap waspada.

“Datangnya bencana alam ini tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Untuk itu, sikap waspada harus dilakukan agar terhindar dari bencana alam,” tutur Randy, Minggu (13/1/2019).

Data BPBD Kabupaten Kediri, dua hari terakhir ini hujan deras disertai angin puting beliung terjadi di wilayah Kabupaten Kediri.

Baca Juga : 

Di Mengkreng Kecamatan Purwoasri, Jumat (11/1/2019) hujan deras disertai angin kurang lebih 1 jam menyebabkan baliho roboh menghalangi jalan jurusan Kediri Kertosono Nganjuk. Selain itu juga pohon tumbang di pinggir jalan juga rusak.

“Kami bersama petugas gabungan melakukan evakuasi pembersihan pohon yang tumbang,” jelas Randy.

Petugas BPBD Kabupaten Kediri mengevakuasi pohon-pohon tumbang. (Foto: ArahJatim.com/das)

Sementara itu, besoknya hujan deras disertai angin juga menyebabkan pohon tumbang. Di wilayah Kecamatan Pare dan Wates. Bahkan salah satu rumah warga di Desa Gedangsewu tertimpa pohon.

“Kami imbau kepada warga untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan khususnya dalam menghadapi ancaman bencana di musim penghujan ini, seperti banjir, longsor, puting beliung. Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan apabila bencana benar terjadi bisa meminimalisasi korban jiwa atau kerugian material,” ujar Randy. (das)