Kediri, ArahJatim.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri kembali menggelar kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan penanggulangan kebakaran. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/4/2026) ini digelar di lokasi Proyek LMA KSO Seksi 1, Akses Tol Bandara Kediri.
Pelatihan ini diikuti oleh 47 peserta yang merupakan tim proyek, guna membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran di lingkungan kerja.
Rangkaian Materi Lengkap, Dari Teori hingga Praktek Lapangan
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, dan berjalan kondusif serta lancar hingga selesai.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif, meliputi:
1. Materi Teori Api: Memahami sifat api, segitiga api, dan jenis-jenis kebakaran.
2. Praktek Penanggulangan Kebocoran Gas: Cara aman menangani kebocoran bahan bakar gas.
3. Praktek Pemadaman Tradisional: Teknik memadamkan api menggunakan alat sederhana dan metode konvensional.
4. Praktek Pengoperasian APAR: Cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan secara benar dan cepat.
5. Praktek Formasi Regu Pemadam: Pembagian tugas dan formasi tim saat bertugas agar lebih efektif dan aman.
47 Peserta Antusias Ikuti Simulasi
Sebanyak 47 orang peserta dari tim proyek KSO Seksi 1 terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka tidak hanya mendengarkan penyampaian materi, tetapi juga langsung mempraktikkannya di lapangan.
Tujuannya adalah agar setiap pekerja memiliki kesadaran akan keselamatan kerja serta mampu melakukan tindakan pertolongan pertama jika sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran di area proyek.
Upaya Cegah Risiko, Jaga Keselamatan Lingkungan Kerja
Pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Satpol PP Damkar dalam mendukung program keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan adanya kemampuan dasar pemadaman kebakaran, diharapkan risiko kecelakaan kerja dapat diminimalisir dan penanganan awal dapat dilakukan dengan cepat sebelum bantuan dari tim pemadam profesional tiba.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar ilmu yang didapat dapat diterapkan dengan baik demi keselamatan bersama. (das)










