Siswa SD Terseret Derasnya Sungai Brantas

oleh -

Blitar, Arahjatim.com –  Seorang siswa sekolah dasar (SD) bernama Suryadi (8) warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar hilang terseret derasnya arus Sungai Brantas. Saat itu korban bermain bersama dua temannya di tepi sungai, namun hanya korban yang bermain agak ke tengah.

Tim Basarnas dari Trenggalek yang datang ke lokasi, langsung melakukan pemetaan dan pemantauan, untuk selanjutnya melakukan penyisiran di Sungai Brantas.

“Kami rencananya akan mengerahkan tiga perahu karet, satu dari kita, satu dari BPBD dan satu dari PMI Kabupaten Blitar. Kami akan melakukan penyisiran sepanjang 20 kilometer. Kendala yang kami hadapi karena derasnya arus Sungai Brantas. Namun kami berharap korban segera diketemukan,” papar Imam Nahrawi, Dantim Basarnas Trenggalek.

Sementara anggota Kepolisian Resort Blitar Kota, TNI dan warga sekitar juga melakukan penyisiran di pinggir sungai untuk mencari keberadaan korban.

“Saat ini kita terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir sepanjang Sungai Brantas untuk mencari keberadaan Suryadi. Selain itu petugas juga masih memasang police line di sekitar lokasi, tempat sepeda korban ditaruh sebelum turun ke sungai untuk bermain,” terang AKP Muryani, Kapolsek Sanankulon.

Baca juga :

Sementara kakak korban Zainul Arifin mengaku, ia tidak mengetahui keberadaan adiknya sejak siang. Saat ia bangun, adiknya sudah tidak ada di rumah. Diperkirakan adiknya bermain ke sungai sejak pulang sekolah.

“Saya kemudian berusaha mencari adik saya ke sungai, karena ada tetangga yang bilang jika adik saya ke sungai bersama dua temannya. Ternyata sepeda adik saya berada di pinggir sungai, dan keberadaan adik saya tidak diketahui,” ujar Zainul. (mua)