Terseret 100 Meter, Seorang Pria Paruh Baya Tewas Tertabrak Kereta Api

oleh -
oleh
Korban dievakuasi pihak kepolisian menuju Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang guna proses otopsi. (Foto: arahjatim.com/an)

Malang, ArahJatim.com – Seorang pria paruh baya ditemukan tidak bernyawa di dekat perlintasan kereta api, tepatnya di KM 82 + 4/5 antara stasiun Sumberpucung dan Stasiun Pohgajih Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Rabu (5/12/2018).

Jasad pria bernama, Sugiono (52) warga Desa Baturetno RT 14 RW 04, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini ditemukan warga sekitar dengan kondisi luka mengenaskan di bagian kepala. Menurut sejumlah saksi mata, korban terlihat berjalan di jalan raya dari arah barat ke timur kemudian korban turun ke jalan rel kereta api yg ada di bawah jembatan viaduk.

Diduga korban tak menyadari ada rangkaian kereta KA Penataran jurusan Malang-Kertosono nomor lokomotif CC 2017712 dengan masinis Agus Sunanto sedang melaju dari arah timur ke barat dan kemudian diketahui korban telah tertabrak kereta api.

pasang iklan orange

Baca juga :

“Mungkin gak melihat ada kereta api lewat. Tubuh korban terseret sejauh 100 meter. Korban sudah meninggal dunia di TKP dengan kondisi kepala bagian atas pecah,” ujar Farid Junaidi, salah seorang warga.

Wargapun akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Piket Polsek Sumberpucung, yang kemudian mendatangi TKP dan melakukan evakuasi korban.

“Kami belum bisa memastikan ini upaya bunuh diri atau murni kecelakaan. Kini jenazah korban kami evakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar, untuk proses otopsi. Pihak kepolisian juga tengah mencari kerabat korban sesuai alamat di KTP korban,” ujar AKP Edy Sunyata, Kapolsek Sumberpucung.

Selain dompet berisi identitas milik korban, di tempat kejadian perkara juga ditemukan sebuah tas warna hitam milik korban yang berisi pakaian korban, obat obatan dan di duga jamu dalam botol air mineral, uang sebesar 267.000 rupiah. Serta Pampers orang dewasa. (AN)

No More Posts Available.

No more pages to load.