Operasi Yustisi di Pasar Tradisional, Puluhan Pelanggar Diberi Sanksi

oleh -
Dalam sidang di tempat yang dilaksanakan oleh petugas dari Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Blitar, para pelanggar protokol kesehatan diadili dan diberi sanksi. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Penegakan disiplin protokol kesehatan gencar dilaksanakan oleh petugas di mana-mana. Hal ini dilakukan guna menekan laju penyebaran Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh petugas gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Ponggok, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Blitar. Para petugas ini melakukan Operasi Yustisi di Pasar Tradisional Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Senin (21/9/2020).

Petugas gabungan langsung menyasar ke dalam pasar tradisional. Hasilnya, masih banyak pedagang dan pembeli yang tidak memakai masker. Selain memberikan imbauan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, petugas gabungan juga langsung memberikan sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan.

“Puluhan pelanggar protokol kesehatan langsung kita berikan sanksi berupa denda di tempat. Karena ada petugas Kejaksaan Negeri dan juga Pengadilan Negeri Blitar yang melakukan sidang di tempat,” terang AKP Soni Suhartanto, Kapolsek Ponggok saat memimpin Operasi Yustisi di Pasar Tradisional Sidorejo.

Rata-rata yang melanggar protokol kesehatan adalah pengunjung pasar tradisional, dan kebanyakan dari luar kota. Namun petugas gabungan memberikan teguran secara humanis. Total ada 79 pelanggar yang terjaring operasi.

“Yang kita berikan teguran lisan ada tiga, terus yang kita peringatkan ada 43, dan yang kita berikan sanksi (bayar) denda Rp25 ribu sebanyak 33 orang. Jadi total semua ada 79 orang,” pungkas AKP Soni Suhartanto. (mua)