
Banyuwangi, ArahJatim.com – TNI AL Lanal Banyuwangi, Minggu (14/4/2019) malam melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang keselamatan bagi para pengguna jasa yang hendak menyeberang ke Pulau Bali naik Kapal Motor Penumpang (KMP) di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang.
Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Aziz Zaenal, melalui Palaksa Mayor laut (P) Budi Sulistyo mengatakan, tingkat kecelakaan laut di wilayah perairan selat Bali harus di cegah, dengan cara mensosialisasikan kepada seluruh penumpang tentang keselamatan saat naik di atas kapal. Diharapkan dengan sosialisasi tersebut penumpang akan taat dengan semua aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak kapal. Sehingga kecelakaan di laut dapat dicegah.
“Upaya ini akan terus kami lakukan guna mencegah terjadinya laka laut, kami menghimbau kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk taat terhadap aturan – aturan yang sudah ditetapkan,” ungkap Palaksa Mayor laut, Budi Sulistyo.

Lebih lanjut, Mayor Budi mengatakan terjadinya kecelakaan di laut selain faktor alam juga disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, karena mengabaikan prosedur keselamatan berlayar dan prakiraan cuaca yang diterbitkan oleh BMKG. Oleh karena itu untuk mengurangi bahkan menghilangkan kejadian tersebut dihimbau kepada para nakhoda dan awak kapal untuk selalu cek dan ricek kelayakan kapal.
Mulai dari kondisi bangunan kapal, alat keselamatan, radio/alat komunikasi, track pelayaran yang akan ditempuh, kelengkapan dokumen kapal dan memperhatikan keselamatan bernavigasi.
Baca juga :
- Kapal Tongkang Batu Bara Terdampar di Pantai Selatan Lumajang
- Demi Ini Simulasi Pengamanan Kabel Bawah Laut Selat Bali Digelar
Selain itu, nahkoda dan awak kapal juga senantiasa mencatat nomor-nomor darurat instansi terkait mulai dari Syahbandar, Pangkalan TNI Angkatan Laut, Basarnas dan Stakeholder lain yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran.
Dalam kegiatan tersebut, TNI AL Lanal Banyuwangi juga bekerja sama dengan seluruh instansi terkait di bidang maritim, untuk mencegah serta meminimalisir kecelakaan laut di wilayah perairan selat Bali. Sebab kondisi cuaca di sekitar perairan selat Bali tidak menentu dan sering berubah-ubah. Maka dari itu nahkoda kapal diminta meningkatkan kewaspadaannya saat berlayar. (ful)










