
Pamekasan ArahJatim,com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) Garam Rakyat di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (13/4/2019).
Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara yang digelar di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan tersebut. Di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, jajaran Direksi BUMN, Forkopimda dan para petani garam di Kabupaten Pamekasan, Madura.
Dalam sambutannya Darmin mengatakan skema KUR khusus garam rakyat bertujuan untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada petani garam.
Ia menilai, selama ini para UMKM masih sulit mengembangkan usahanya karena terkendala modal. Padahal nyatanya UMKM telah terbukti memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, mencapai 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
“Pemilihan Madura utamanya Pamekasan, sebagai Penyaluran KUR garam, karena Madura adalah penghasil garam terbanyak di Indonesia,” ujarnya.
Darmin juga menyatakan Provinsi Jawa Timur juga tercatat sebagai provinsi dengan penyaluran KUR tertinggi kedua nasional, dengan total akumulasi penyaluran KUR sebesar Rp 58,6 triliun kepada 2,8 juta debitur.
Baca juga:
- Kemenkominfo Dan Bukalapak Dorong UMKM Banyuwangi Makin Go Online.
- Petani Hebat, Kabupaten Kediri Swasembada Pangan.
- Tak Selalu Manis, Buah Naga Terkadang Terasa “Pahit” bagi Petaninya.
“Nanti akan ada Kartu Pintar untuk menggantikan formulir pengajuan pinjaman KUR, tujuannya adalah mempermudah petani garam yang ingin mengajukan pinjaman yang berulang, sekaligus memudahkan pula bagi Bank Penyalur untuk mengontrol tingkat kepatuhan si peminjam,” paparnya.
Darmin menegaskan, pihaknya akan meminta setiap BUMN PT Garam untuk selalu meningkatkan jumlah gudang penyimpanan garam, sehingga semua garam bisa terserap.
“Sehingga pada saat masa panen tidak ada alasan PT Garam tidak bisa menyerap produk di petani dengan harga beli yang baik, sehingga pengepul pun tidak leluasa menekan harga di level petani,” pungkasnya.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan kebanggaannya kepada Kabupaten Pamekasan Madura. Menurut Khofifah, mulai dari Bupati, akademisi, petani garam, hingga seluruh warga Pamekasan Madura tergolong kreatif dan produktif dalam menghasilkan garam rakyat.
Ia juga berharap ada penerapan teknologi tepat guna, hingga standarisasi produk garam rakyat di Madura, sehingga harga belinya bisa meningkat di tingkat pengepul. “Bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya,” tandas Khofifah. (sel)










