Honda Freed Ludes Terbakar, Uang Tunai Rp 10 Juta Turut Hangus

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49552909983_a5bb8b5201_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Belum genap sepekan, musibah mobil terbakar di jalan raya kembali terjadi di Banyuwangi. Kali ini  musibah tersebut dialami pengendara mobil jenis MPV bermerek Honda Freed yang sedang melintas di Jalan Raya Rogojampi, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Selasa (18/2/2020) sekira pukul 20.30 malam.

Beruntung musibah tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. Pengemudi mobil yang diketahui seorang perempuan bernama Dewi Supartiningsih (48), warga Desa Tembok Rejo, Muncar berhasil menyelamatkan diri keluar dari kendaraannya.

Musibah kebakaran sempat menjadi tontonan warga sekitar lantaran api berkobar hebat dari bagian body depan. Meski api semakin membesar, pengendara lain seakan tidak takut terkena sambaran api, dan tetap saja melintas di sekitar mobil yang terbakar.

Padahal bisa saja mobil tersebut meledak sewaktu-waktu lantaran di dalam tangki kendaraan masih terdapat banyak bahan bakar. Warga di sekitar lokasi kejadian yang takut terjadi ledakan tak bisa berbuat banyak selain menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Selang 15 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran dan tim Unit Lalu Lintas Polsek Rogojampi tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api. Tidak mudah bagi petugas untuk memadamkan api yang sudah membesar dan melalap seluruh bagian mobil ini. Sekitar setengah jam kemudian petugas akhirnya berhasil menjinakkan api yang membakar mobil berplat nomor W-753-SF tersebut.

Baca juga:

Menurut penuturan sang pengemudi, sebelum mobil terbakar, ia sempat mencium bau gosong dari dalam mobil. Kemudian ia langsung menepikan kendaraannya. Namun sayang, karena cepatnya api merembet di bagian body depan, membuat ibu rumah tangga tersebut tidak sempat menyelamatkan uang tunai sebesar Rp 10 juta yang disimpan di dalam mobilnya hingga ikut ludes terbakar.

“Saya dari arah Banyuwangi ke Muncar. Sampai di lokasi ada bau enggak enak saya keluar dan mobil terbakar. Ada uang saya di dalam mobil, (waktu) mau saya ambil, pintu sudah tidak (bisa) saya buka. Waktu (itu) api masih belum membesar,” kata Dewi di lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, kebakaran diduga disebabkan korsleting di bagian kelistrikan mesin. Musibah tersebut juga sempat membuat jalur penghubung Banyuwangi – Jember macet total lantaran jalan raya ditutup sementara untuk proses evakuasi kendaraan yang terbakar.

“Dugaan sementara karena korslet kelistrikan. Dari keterangan pemilik mobil, asap pertama muncul dari dasbor kendaraan. Untuk kerugian masih belum diketahui secara pasti, tapi kami perkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Ada uang tunai juga ikut terbakar di dalam mobil,” terang Ipda Dwi Wijayanto, Panit Lantas Polsek Rogojampi di lokasi kejadian.

Tiga hari lalu (Sabtu, 15/2/2020), kejadian serupa menimpa sebuah minibus berplat nomor L-1442-YF yang terbakar hebat di Jalan Raya Yos Sudarso, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Beruntung peristiwa tersebut juga tidak sampai menelan korban jiwa. Pasangan suami istri, pengemudi dan penumpang minibus tersebut berhasil menyelamatkan diri sebelum api membakar seluruh bagian mobil. (ful)