Kediri, Arahjatim.com – Respon cepat ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dalam menangani musibah kebakaran yang menimpa sebuah kandang ayam di Dusun Kandat, Desa Kandat, Kecamatan Kandat pada Minggu (08/02/2026) siang. Berkat kesigapan petugas, potensi kerugian yang lebih besar berhasil ditekan.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Laporan Warga
Peristiwa ini bermula saat masyarakat sekitar melihat kobaran api muncul dari area kandang milik Bapak Gunawan sekitar pukul 14.14 WIB. Warga yang panik segera memberitahu pemilik kandang, yang kemudian langsung menghubungi Pos Damkar Ngadiluwih untuk meminta bantuan darurat.
Menerima laporan tersebut, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, segera menginstruksikan Bidang Pencegahan Kebakaran untuk meluncur ke lokasi.
Respon Cepat Tim Damkar Pos Ngadiluwih
Hanya dalam waktu tiga menit setelah laporan diterima, yakni pukul 14.17 WIB, satu unit armada dari Pos Ngadiluwih dengan lima personel dikerahkan. Tim tiba di lokasi pada pukul 14.30 WIB dan langsung melakukan tindakan pemadaman secara intensif.
”Api diduga berasal dari korsleting listrik (arus pendek). Petugas bekerja sesuai SOP untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke pemukiman sekitar,” ungkap Kaleb.
Total Kerugian dan Aset yang Terselamatkan
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam. Api dinyatakan benar-benar padam pada pukul 16.50 WIB. Meski sebagian bangunan terdampak, kerja keras tim di lapangan membuahkan hasil yang signifikan dalam menyelamatkan aset pemilik.
Berikut adalah rincian dampak kebakaran tersebut:
- Kerugian Material: Ditaksir mencapai Rp25.000.000.
- Aset Terselamatkan: Berhasil mengamankan nilai aset sebesar Rp200.000.000.
- Korban Jiwa: Nihil (tidak ada luka ringan, berat, maupun meninggal dunia).
Himbauan kepada Masyarakat
Atas kejadian ini, pihak berwenang menghimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha dengan instalasi listrik yang padat, untuk rutin mengecek kelaikan kabel dan beban listrik guna mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya nomor darurat pemadam kebakaran yang tersimpan di ponsel warga agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin sejak api pertama kali muncul.










