Banyuwangi, Arahjatim.com – Sebuah gudang barang bekas milik calon kepala desa (Cakades) di Desa Kaotan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi ludes terbakar, Minggu (7/7/2019) dini hari. Seluruh isi gudang beserta bangunannya, ludes terbakar rata dengan tanah. Selain itu, dua unit kendaraan sepeda motor dan satu truk yang diparkir di dalam gudang juga ludes terbakar.
Beruntung, besarnya kobaran api yang berada di tengah perkampungan tidak sampai merembet ke permukiman warga sekitar dan tidak sampai memakan korban jiwa. Api baru berhasil dijinakkan dua jam kemudian oleh petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat sekitar dengan mengerahkan tiga unit mobil Damkar.
“Apinya sangat besar sekali, soalnya di gudang itu isinnya barang rongsokan. Untung gak sampai merembet ke rumah warga sekitar. Apinya baru bisa dipadamkan jelang subuh tadi sekitar dua jam sama petugas pemadam dibantu masyarakat,” ujar Sukandar warga sekitar.
Baca juga:
- Macet Hingga 3 KM, Kebakaran Toko Mebel Jadi Pusat Perhatian Pengguna Jalan.
- Polisi Akan Panggil BPRS Bhakti Sumekar Terkait Kebakaran Pasar Anom Sumenep.
- Tinggalkan Rumah Saat Masak Ketupat Lebaran, Rumah Ludes Terbakar.
Menurut pengakuan pemilik gudang, Muhamad Nur Hairi alias Heri Oblong, saat kebakaran terjadi posisi gudang tidak dijaga. Sebab pemilik gudang yang hendak mencalonkan diri sebagai kepala desa setempat sedang sibuk menerima tamu di rumahnya. Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai 200 juta rupiah.
“Waktu kejadian saya sedang di rumah kumpul bersama teman-teman sekitar 30-an orang. Tahu-tahu api dan asap sudah membumbung tinggi kelihatan dari rumah, saya langsung menuju ke gudang ternyata apinya sudah sangat besar. Isi gudang seluruhnya kebakar termasuk satu truk dan dua motor. Tapi masih beruntung tidak sampai ada korban, hanya mengalami kerugian sekitar 200 juta,” kisah Heri Oblong.
Sementara itu, terbakarnya gudang rongsokan berisi kertas, plastik dan juga besi bekas tersebut diduga kuat sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Namun demikian, hingga kini polisi belum menemukan titik terang siapa orang yang diduga sengaja membakar gudang tersebut.

Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, polisi memasang pita kuning bertuliskan Police Line di tempat kejadian perkara (TKP). Barang bukti seperti, dua unit sepeda motor, dan sepeda kayuh, satu truk dan timbangan serta sejumlah barang yang terbakar juga turut diamankan polisi guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, sejak pagi hingga sore ini, polisi juga terus bekerja keras memeriksa sejumlah saksi dan pemilik gudang untuk dimintai keterangannya guna mengungkap penyebab terjadinya kebakaran.
“Kita masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pastinya. Apakah ini murni kebakaran atau memang ada yang sengaja membakar,” pungkas Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi. (ful)











