Tinggalkan Rumah Saat Masak Ketupat Lebaran, Rumah Ludes Terbakar

oleh -
oleh
Akibat lupa mematikan kompor saat ditinggal pergi ketika memasak ketupat, sebuah rumah di Dusun Mantren, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ludes terbakar, Selasa (4/6/2019) siang. Kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta lebih. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sebuah rumah di Dusun Mantren, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ludes terbakar, Selasa (4/6/2019) siang. Diduga, kebakaran terjadi lantaran pemilik rumah lupa mematikan kompor saat memasak ketupat untuk keperluan lebaran. Sebab saat terjadi kebakaran kondisi rumah sedang kosong ditinggal penghuninya.

Mengetahui dari atap sebuah rumah keluar kepulan asap membumbung tinggi ke udara dan api masih berkobar dengan spontan warga bahu membahu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun jilatan si jago merah lebih cepat menghanguskan ruang bagian dapur beserta perabotannya. Beruntung petugas pemadam kebakaran segera datang untuk memadamkan api.

“Saya tadi keluar rumah beli gas dan kelapa. Pas di jalan saya ditelepon tetangga, rumah saya terbakar. Saya kaget, posisi di jalan terjebak macet di depan Koramil, saya lihat ke selatan asap sudah tinggi. Tadi di rumah memang tidak ada orang. Saya memang sedang memasak ketupat untuk lebaran, kompor belum saya matikan,” kata Hermanto, pemilik rumah.

pasang iklan_rev3

Baca juga:

Sementara itu, dari hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kabat, pusat kebakaran berada di bagian dapur rumah korban. Kebakaran diduga dipicu api dari kompor yang lupa dimatikan saat ditinggal pergi ketika memasak ketupat.

”Pusat api ada di dapur, dugaannya ya karena pemilik rumah lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah. Korban memang sedang memasak ketupat untuk lebaran,” jelas AKP Supriyadi, Kapolsek Kabat.

Musibah terbakarnya rumah Hermanto, sempat memacetkan jalan penghubung Banyuwangi – Jember di wilayah Kecamatan Kabat. Banyaknya kendaraan pemudik yang melintas untuk melihat kebakaran membuat antrean kendaraan tak terhindarkan hingga dua kilometer.

Beruntung misibah tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta lebih.

“Alhamdulillah tidak sampai ada korban. Karena rumah memang ditinggal pemiliknya. Kalau kerugian mungkin bisa menapai 150 juta,” pungkas Kapolsek. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.