Macet Hingga 3 KM, Kebakaran Toko Mebel Jadi Pusat Perhatian Pengguna Jalan

by -
Petugas pemadam kebakaran dibantu warga dan petugas kepolisian memadamkan api yang membakar toko mebel di jalan nasional Banyuwangi-Jember tepatnya di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jumat (7/6/2019) sore. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, Arahjatim.com – Sebuah toko mebel yang berlokasi di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi terbakar, Jumat (7/6/2019) sore. Beruntung insiden di hari ketiga Lebaran tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, hanya saja sebagian potongan kayu dan mebeler yang tersimpan di dalam gudang ludes terbakar.

Tidak ada yang tahu persis penyebab kebakaran yang menimpa toko mebel milik Kholik tersebut. Warga hanya mengetahui adanya asap mengepul membumbung tinggi ke udara dan melihat api sudah membakar gudang. Melihat kondisi tersebut, spontan warga sekitar berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.

Beruntung, mobil pemadam kebakaran yang dihubungi petugas kepolisian Polsek Kabat segera datang dan langsung memadamkan api. Dalam waktu yang cukup singkat, api yang menghanguskan potongan kayu berhasil dipadamkan petugas dengan mengerahkan dua unit mobil Damkar.

“Saya tidak tahu asal-usul api. Tahunya ada asap hitam yang keluar dari dalam gudang mengepul di udara dan melihat api di gudang. Terus warga ramai-ramai datang memadamkan api. Terus ada mobil pemadam datang,” kisah Maksudah, istri pemilik toko.

Baca juga:

Insiden kebakaran yang terjadi di jalan nasional Banyuwangi-Jember tersebut sempat menjadi pusat perhatian pengguna jalan yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian. Sehingga membuat arus lalu lintas menjadi macet total. Bahkan antrean kendaraan di dua arah berlawanan memanjang hingga sekitar tiga kilometer. Namun berkat kesigapan polisi lalu lintas, kemacetan panjang dapat terurai.

Sementara itu, pascakejadian kebakaran petugas memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang tidak jauh dari rumah pemilik toko. Polisi masih melakukan penyelidikan dan masih akan memanggil pemilik toko mebel tersebut serta sejumlah saksi untuk dimintai keterangan perihal penyebab terjadinya kebakaran.

Dari hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran diduga sumber api muncul dari serutan kayu yang menumpuk di dalam gudang kemudian menjalar hingga menghanguskan sebagian potongan kayu dan mebeler yang tersimpan di dalam gudang. Sedangkan kerugian akibat kebakaran masih belum diketahui, sebab petugas masih melakukan pendataan.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran ini. Kami juga akan memanggil saksi dan pemilik toko untuk dimintai keterangan. Kerugiannya masih belum diketahui, ini masih didata,” tegas Kapolsek Kabat AKP Supriyadi. (ful)