Bupati Bersama Kapolresta Bagi-Bagi Sembako ke Pelaku Seni dan Wisata

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Wabah corona membawa dampak ekonomi bagi warga yang hanya menggantungkan hidup pada pekerjaan harian. Untuk meringankan beban masyarakat, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banyuwangi bersama TNI juga ikut serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bertempat di Desa Taman Sari, Kecamatan Licin para tukang ojek troli wisata di kawasan Kawah Ijen mendapatkan bantuan berupa sembako. Bantuan yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban hidup para pelaku wisata yang kini berada di masa sulit sejak ditutupnya tempat wisata sebagai dampak  pandemi Covid-19.

Selain kepada para pelaku wisata, Kepolisan Resort Kota juga membagi-bagikan sembako kepada para seniman di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah yang tidak memiliki penghasilan lantaran tidak diizinkannya menggelar panggung kesenian di saat pandemi corona seperti saat ini.

Baca juga:

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudun menuturkan, bantuan semacam ini akan terus diberikan kepada warga yang kurang mampu secara berkala hingga pandemi corona benar-benar berakhir.

“Seni dan wisata adalah ikon dari Banyuwangi, tapi karena corona, aktivitas kesenian dan wisata jadi tidak berjalan karena ditutupnya tempat wisata. Otomatis pelaku seni dan wisata saat ini juga sedang mengalami masa sulit ekonomi. Mudah-mudahan sembako yang kami berikan bermanfaat,” kata Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin.

Sementara, Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Banyuwangi yang dipimpin Bupati Abdullah Azwar Anas juga ikut memberikan bantuan sejumlah paket sembako kepada warga di Kecamatan Kalibaru yang terdampak Covid-19.

Bantuan diprioritaskan kepada warga ataupun pekerja hotel yang kini dirumahkan lantaran ditutupnya sejumlah hotel karena dampak Covid-19. Bantuan sembako ini berasal dari hasil sumbangan sukarela ribuan ASN yang bekerja di lingkup Pemkab Banyuwangi.

Tercatat sekitar 13 ribu ASN telah menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk diberikan kepada masyarakat yang kini sangat membutuhkan. Selain diserahkan secara  door to door kepada warga yang kurang mampu, pembagian bingkisan sembako juga dipusatkan di aula kantor Desa Kalibaru Kulon.

Diharapkan bantuan sembako yang diberikan ini bisa sedikit meringankan beban hidup masyarakat yang kini terdampak Covid-19.

“Iya bantuan sembako ini berasal dari 13 ribu ASN di Banyuwangi. Hari ini kita serahkan kepada warga di Kalibaru maupun pekerja hotel yang saat ini tidak ada pekerjaan karena ditutupnya aktivitas hotel selama pandemi corona,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (ful)