Bantu Warga Miskin Terdampak Covid-19, Inilah Yang Dilakukan Seniman Perupa Banyuwangi

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Selain menjadi perhatian pemerintah dan sejumlah elemen masyarakat, dampak pandemi virus corona atau Covid-19, juga menjadi perhatian serius para seniman perupa di Banyuwangi.

Puluhan pelukis yang tergabung dalam Perkumpulan Forum Perupa Banyuwangi (PFPB) membagikan masker secara gratis kepada tukang becak, dan warga korban PHK serta warga miskin lainnya yang terdampak Covid-19, Jumat (17/4/2020) siang.

Selain itu, para seniman perupa ini juga melakukan aksi membagikan paket sembako, ratusan kaos dan stiker bertuliskan imbauan agar masyarakat tetap di rumah kepada warga yang kebetulan melintas di seputaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) perempatan lampu merah kelurahan Kertosari Banyuwangi.

“Kami dari seniman perupa Banyuwangi membagikan 3.000 masker gratis dan paket sembako dengan sasaran warga miskin seperti tukang becak dan warga lain yang terdampak corona. Kita juga bagikan kaos dan stiker imbauan agar tetap di rumah,” kata Elyasin.

Guna menarik perhatian masyarakat, salah seorang pelukis juga melakukan aksi melukis di atas kanvas berukuran 100×100 sentimeter. Agar tidak menimbulkan kerumunan masyarakat, aksi ini dijaga oleh petugas kepolisian Polsek Kota Banyuwangi dengan memberlakukan physical distancing kepada masyarakat yang kebetulan berada di lokasi aksi.

Tak hanya itu, para seniman perupa kenamaan Banyuwangi yang melakukan aksi peduli dampak Covid-19 ini juga akan melelang hasil karya lukis mereka. Hasil lelang seluruhnya akan disumbangkan kepada Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Banyuwangi.

“Kita bertekad untuk membantu sesama. Hasil karya kami akan di lelang untuk saudara-saudara yang terdampak Covid-19. Kita juga punya katalog digital dan rekening bersama untuk kegiatan kali ini. Hasil lelang akan disumbangkan semua,” tambah Elyasin.

Sejumlah karya lukis yang akan di lelang untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 di antaranya, lukisan berjudul ”Kasih Ibu” dengan bahan polyester resin yang dibanderol Rp 25 juta dan satu karya lukis lainnya berjudul “Gandrung Kemakmuran” dengan bahan yang sama yang dipatok dengan harga Rp 150 juta serta beberapa lukisan online hasil karya pelukis maestro Banyuwangi, seperti S. Yadi K, Mozes Misdy , Wang Fuong, Katirin, Iwaki, M. Harahap Windu PR, Kojin, Yasin, dan sejumlah pelukis kenamaan lainnya.

Rencananya, aksi peduli Covid-19 oleh para perupa ini akan rutin digelar setiap hari jumat selama pandemi. Mereka juga mengajak kepada seluruh penghobi seni lukis untuk bergabung dengan harapan bisa berkontribusi kepada sesama.

“Wabah ini adalah bencana. Sudah saatnya kita bergotong royong untuk membantu sesama,” pungkas Elyasin. (ful)