
Jakarta, ArahJatim.com – Saat memberikan sambutan pada upacara pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2019: Trade, Tourism & Investment (AOE19) di Merak Room, Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (1/11/2018), Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Potensi Daerah Apkasi, Syaifudin Ch. Kai memaparkan secara rinci konsep pelaksanaan AOE19. Syaifudin menjelaskan bahwa AOE19 memiliki agenda inti, diantaranya adalah pameran/expo, executive dialogue & business matching forum, workshop UMKM, field trip, pertunjukan seni budaya daerah, zona kuliner nusantara, pemilihan Putri Otonomi Daerah untuk ketiga kalinya, serta yang teranyar adalah Apkasi Film Festival.
Baca juga :
- Kasus Curanmor Masih Tetap Tinggi, Polres Malang Giatkan Basmi 3C
- Pabrik Miras Di Malang Selatan Kembali Terungkap
- Ribuan Penari Barong Berkumpul Di Alun-Alun Trenggalek, Ada Apa?
“Khusus Apkasi Film Festival ini diharapkan bisa diikuti oleh para peserta khusus pemerintah kabupaten dalam menyalurkan ide kreatif serta sebagai ajang mempromosikan potensi keunggulan daerah dalam bentuk narasi video,” sambung Syaifudin.
Dalam setiap penyelenggaraan AOE yang biasanya dihadiri kurang lebih 10.000 pengunjung potensial yang berasal dari kalangan pelaku usaha dan investor dalam dan luar negeri setiap tahunnya, imbuh Syaifudin, AOE19 merupakan event strategis bagi para peserta untuk mendapatkan akses perdagangan dan investasi yang lebih luas. Begitu juga sebaliknya, para pebisnis dapat mengakses dan merebut peluang bisnis di daerah seluruh Indonesia secara efektif dan efisien melalui rangkaian kegiatan yang dirancang melalui gelaran pameran selama 3 hari bertajuk AOE19 ini. (Humas Apkasi)










