Angin Puting Beliung Landa Cluring Banyuwangi, Enam Rumah Warga Rusak

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49588408866_f91a267c9b_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Hujan lebat disertai angin puting beliung melanda wilayah Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Selasa (25/2/2020). Akibat kuatnya terjangan angin, enam rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap.

Beruntung, musibah tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Saat angin puting beliung melanda, warga panik dan langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan.

“Istri dan anak saya lagi di dalam rumah, untungnya langsung lari keluar rumah. Kalau tidak ya tertimpa reruntuhan atap dari asbes. Warga, tadi banyak yang takut, karena asbes melayang seperti kertas,” ujar Eko Santoso, seorang warga yang rumahnya rusak terkena terjangan angin.

Petugas TNI, Polri dan BPBD setempat langsung terjun ke lokasi bencana untuk membantu warga membersihkan reruntuhan bangunan.

Baca juga:

Menurut warga Desa Sarimulyo, musibah angin puting beliung ini merupakan kejadian pertama di desa mereka sejak tujuh tahun terakhir. Warga korban angin puting beliung mengaku menderita kerugian hingga jutaan rupiah atas musibah ini.

“Terakhir ada angin besar begini sekitar tahun 2013 lalu. Baru kali ini ada lagi dan ini sangat kencang sampai membuat warga panik. Akibat kerusakan ini, kami mengalami kerugian sampai Rp 5 juta. Kerusakan mayoritas ada di bagian atap, ada sekitar enam rumah yang terdampak angin tadi,” tambah Eko.

Hujan lebat disertai angin kencang kerap terjadi akhir-akhir ini di beberapa wilayah di Banyuwangi. Berdasarkan data BMKG Banyuwangi, saat ini memang merupakan puncak musim penghujan. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk terus mewaspadai segala bentuk ancaman bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi akibat cuaca buruk. (ful)