Akibat Pengaruh Miras, Dua Sahabat Saling Bacok Gunakan Parang

oleh -
Petugas mengamankan kedua pelaku pertengkaran disertai pembacokan berikut barang bukti pedang beserta sarungnya. (Foto: ArahJatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Akibat pengaruh miras, dua sahabat yang sering bersama terlibat saling bacok menggunakan parang dan pedang. Yakni Rio Sandi alias Japrak (24) warga Ngembul Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar dan Sigit Raharjo alias Nyambik (35) asal Ngadri Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.

Pertengkaran yang berujung saling bacok tersebut berawal saat kedua sahabat itu pergi ke rumah Setiono alias Pukis (32) di Desa Ngadri untuk pesta miras. Saat sedang berpesta miras, istri Nyambik datang menghampiri mereka dan menyuruh nyambik pulang.

“Saat nyambik dan istrinya hendak pulang, ketiganya terlibat cekcok. Cekcok dipicu karena Nyambik dan istrinya mengajak menantu sirinya yang saat itu ada disitu (tempat pesta miras) pulang. Namun Keinginan Nyambik untuk membawa menantu sirinya pulang itu dilarang oleh Pukis dan Japrak, sehingga Cekcok,” terang AKBP Anissullah M. Ridha, Kapolres Blitar saat rilis di Mapolres Jumat, (11/01/2019).

Dua puluh menit setelah Nyambik pulang, ia kembali ke rumah Pukis sambil membawa sebilah pedang. Diduga karena berada dibawah pengaruh minuman keras, ketiganya malah saling tantang.

Baca juga :

Nyambik lalu menyabetkan pedang miliknya dua kali kearah Pukis yang ditangkis dengan tangan kanannya. Pukis yang terluka lalu berlari. Melihat temannya terluka, Japrak kemudian membacok Nyambik hingga terluka parah dibagian kepala dan tangannya.

Nyambik yang berusaha kabur kemudian dikejar oleh Japrak. Begitu tiba disebuah perempatan, Japrak kembali membacok pundak Nyambik hingga kemudian ia berhasil kabur.

“Petugas yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga keduanya berhasil (kami amankan) berikut barang bukti pedang beserta sarungnya,” tambah Anis.

Kini, kedua sahabat miras itu harus mendekam di balik jeruji Mapolres Blitar. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (mua)