Jakarta, ArahJatim.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2019-2024, Prof. Dr. H. Mahfud MD, menegaskan organisasi kedaerahan harus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi perekat persatuan bangsa. Pesan itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus Yayasan Kerukunan Orang Madura (Yakorma) di Kantor MMD Initiative, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Mahfud menekankan pentingnya menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok atau suku. Menurutnya, organisasi primordial harus menjadikan kesetiaan kepada Indonesia sebagai landasan utama dalam setiap perjuangan dan program yang dijalankan.
“Kesetiaan kepada Indonesia itu artinya meletakkan kepentingan Indonesia di atas kepentingan suku,” ujar Mahfud MD.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Yakorma, khususnya di bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Ia berharap organisasi tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Madura di perantauan, tetapi juga bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Madura.
Mahfud turut mendorong Yakorma untuk terus aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, serta pembinaan karakter kebangsaan, terutama bagi generasi muda.
Baca Juga: Di Tengah Kenaikan BBM, DLHKP Kota Kediri Optimalkan Kelayakan Armada Sampah guna Jaga Pelayanan
Yakorma Paparkan Program Prioritas Nasional
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum DPP Yakorma Ahmad Hadariy memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dikembangkan yayasan. Program tersebut mencakup pengelolaan sampah terpadu, pemberdayaan sumber daya manusia berbasis UMKM, penguatan ketahanan pangan, hingga legalisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Menurut Hadariy, persoalan perizinan masih menjadi kendala utama bagi banyak penambang rakyat, terutama di Kalimantan Barat. Akibatnya, hasil tambang masyarakat sulit dipasarkan secara legal dan terbuka.
“Kami DPP Yakorma akan membantu masyarakat Kalimantan Barat yang kesulitan mengurus izin Wilayah Pertambangan Rakyat. Yakorma akan bekerja sama dengan berbagai pihak dan instansi terkait agar masyarakat memperoleh izin resmi dari pemerintah,” kata Hadariy.
Selain sektor pertambangan rakyat, Yakorma juga mengembangkan program ketahanan pangan melalui pengelolaan tambak udang, industri air minum mineral, dan sektor peternakan.
Baca Juga: Tragedi Outing Class di Blitar: Tiga Santri Asal Kediri Terseret Ombak Pantai Pangi
Pendidikan Jadi Fokus Penguatan Masyarakat Madura
Sekretaris Jenderal DPP Yakorma, Aan Yugiastomo, menilai sektor pendidikan harus menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Madura.
Menurutnya, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan mitra strategis agar program pendidikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di Pulau Madura.
Penguatan kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya sumber daya manusia yang lebih kompetitif dan berdaya saing.
Baca Juga: Kisah Pengurus NU NTT Arungi Lautan Demi Jumpa Gus Salam: Berjam’iyyah bak Pohon Kelor
Yakorma Perkuat Komitmen Sosial dan Kebangsaan
Sementara itu, Bendahara Umum DPP Yakorma, Insan Kamil, mengatakan pertemuan dengan Mahfud MD menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi organisasi dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan Yakorma ingin memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan awal, yaitu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin hadir lebih dekat ke masyarakat. Kerukunan bukan hanya nama, tetapi nilai yang harus kami wujudkan melalui aksi nyata,” ujar Insan Kamil.
Insan yang juga Direktur Satgas Anti Hoaks PWI Pusat menambahkan, dukungan dari tokoh nasional seperti Mahfud MD menjadi energi baru bagi organisasi untuk memperluas kolaborasi dan jangkauan program.
Baca Juga: Jaga Tradisi Tanpa Gesekan, Polres Kediri Kota dan Perguruan Silat Sepakat ‘Suro Damai 2026’
Aktif di Bidang Sosial, Pendidikan, dan Budaya
Selama ini Yakorma dikenal aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan pelestarian budaya Madura. Organisasi tersebut juga terus membangun kolaborasi lintas komunitas guna memperkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat.
Audiensi ditutup dengan doa bersama, penyerahan cendera mata kepada Mahfud MD, dan sesi foto bersama seluruh jajaran pengurus DPP Yakorma. (Ika)










