Madiun, ArahJatim.com – Antusiasme masyarakat di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyambut libur sekolah tahun ini benar-benar luar biasa. Program diskon tiket kereta api yang digulirkan pemerintah langsung diserbu warga yang ingin merencanakan liburan bersama keluarga.
Hanya dalam waktu empat hari sejak pemesanan resmi dibuka pada 6 Juni 2026 hingga Rabu (10/6/2026) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 5.310 tiket KA kelas Ekonomi Komersial telah ludes dipesan.
Angka penjualan yang melonjak tajam ini menjadi bukti nyata dukungan KAI Daop 7 Madiun terhadap program stimulus Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Program ini menghadirkan potongan tarif sebesar 30% guna mendongkrak mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah, khususnya untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Pelaksana Harian (Pelakhar) Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Lusi Rini Hidayati, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas respons positif dari masyarakat. Menurutnya, kebijakan ini memang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi keluarga yang ingin menikmati masa liburan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
”Program diskon transportasi ini adalah bagian dari stimulus pemerintah untuk mendorong mobilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. KAI sangat menyambut baik kebijakan ini dengan menyediakan tarif yang lebih terjangkau bagi pelanggan,” ujar Lusi.
Ketentuan Lengkap Program Diskon Tiket KA 30%
Bagi Anda yang ingin memanfaatkan promosi ini, berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Jenis Tiket: Khusus untuk Kereta Api kelas Ekonomi Komersial.
- Periode Pemesanan: Sudah dibuka dan bisa diakses sejak tanggal 6 Juni 2026.
- Periode Keberangkatan: Berlaku untuk perjalanan libur sekolah mulai tanggal 20 Juni s.d. 5 Juli 2026.
- Kanal Pembelian: Tersedia di seluruh kanal penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI.
Lusi menambahkan, tingginya pergerakan masyarakat selama masa libur sekolah ini diyakini akan membawa dampak berantai (multiplier effect) yang positif bagi daerah. Sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, hingga pusat perbelanjaan di wilayah kerja Daop 7 Madiun diprediksi akan ikut ketiban rezeki.
Mengingat kuota diskon yang terbatas, KAI mengimbau masyarakat untuk segera melakukan perencanaan perjalanan lebih awal agar tidak kehabisan promosi dan bisa mendapatkan jadwal keberangkatan yang diinginkan.
Tren Positif Penumpang Mei 2026: Madiun, Blitar, dan Kediri Jadi Stasiun Terfavorit
Di luar prediksi lonjakan penumpang libur sekolah, kinerja angkutan penumpang KAI Daop 7 Madiun sepanjang Mei 2026 ternyata sudah menunjukkan tren yang sangat positif.
Sepanjang bulan Mei saja, total jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun mencapai 529.542 pelanggan. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 1,3 persen jika dibandingkan dengan volume penumpang bulan April 2026 yang mencatatkan 522.874 pelanggan.
Data internal KAI Daop 7 menunjukkan bahwa Stasiun Madiun masih menjadi pusat pergerakan terjenuh, disusul ketat oleh Stasiun Blitar dan Stasiun Kediri.
Untuk volume keberangkatan, Stasiun Madiun memimpin dengan melayani sebanyak 77.268 pelanggan. Posisi kedua ditempati oleh Stasiun Blitar dengan 73.219 pelanggan, dan disusul oleh Stasiun Kediri yang melayani 72.002 pelanggan.
Sementara itu, untuk volume kedatangan atau penumpang yang turun, Stasiun Madiun kembali mencatatkan angka tertinggi sebesar 83.599 pelanggan. Diikuti oleh Stasiun Blitar dengan 77.500 pelanggan, serta Stasiun Kediri dengan 73.587 pelanggan.
”Peningkatan volume penumpang yang konsisten ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Kami berkomitmen penuh untuk menjaga amanah ini dengan mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan,” tutur Lusi.
Di akhir penjelasannya, Lusi kembali mengingatkan warga agar bergerak cepat memanfaatkan momentum ini. “Kuota diskon tarif 30 persen saat ini masih cukup tersedia. Segera cek aplikasi Access by KAI dan amankan tiket liburan keluarga Anda sebelum kehabisan,” pungkasnya.










