LDII Kota Kediri Gelar Cek Kesehatan Gratis Massal, Sasar 1.700 Warga dan Santri

oleh
oleh

Kediri, ArahJatim.com — Suasana di Pondok Tri Barokah, Jalan Anggrek, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, tampak berbeda pada Minggu (13/9/2026) pagi. Ratusan warga dan santri berkumpul antusias mengikuti Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh DPD LDII Kota Kediri bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

​Kegiatan pelayanaan kesehatan gratis ini digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Timur. Kick-off program dipusatkan di Kabupaten Gresik oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Erwin, dan diikuti secara serentak di berbagai daerah, termasuk Kota Kediri.

Menjangkau Tiga Titik Lokasi di Kota Kediri

​Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menjelaskan bahwa untuk wilayah Kota Kediri, layanan CKG disebar di tiga titik strategis guna mengoptimalkan jangkauan pelayanan bagi warga pesantren dan masyarakat sekitar.

pasang iklan_rev3
  • Pondok Nurul Huda Al-Manshurin (Kresek): Target 1.000 peserta.
  • Pondok Tri Barokah (Bangsal): Target 500 peserta.
  • Pondok Nurul Huda Al-Fatah (Bandar): Target 200 peserta.

​”Secara total, sasaran di Kota Kediri mencapai 1.700 orang. Kami berharap angka ini bisa melampaui target,” ujar Agung di lokasi acara Pondok Tri Barokah.

​Agung menambahkan, aksi sosial ini merupakan wujud nyata kontribusi LDII dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan yang menjadi salah satu dari delapan program unggulan LDII untuk bangsa. Langkah ini sekaligus mendukung tercapainya pilar kesehatan dalam program Asta Cita Presiden.

​”Pemeriksaan dasar seperti timbang berat badan, tinggi badan, tensi darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan ini penting sebagai indikator awal screening kesehatan warga. Kami ingin kegiatan ini membawa dampak berkelanjutan, bukan sekadar seremonial,” tegasnya.

Sinergi 9 Puskesmas Se-Kota Kediri

​Dukungan penuh juga diberikan oleh Pemkot Kediri. Dinas Kesehatan Kota Kediri menerjunkan seluruh kekuatan dari sembilan Puskesmas yang ada di wilayah Kota Kediri untuk melayani masyarakat di tiga titik tersebut.

​Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Rini Hidayat, M.Kes., mewakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kolaborasi yang dibangun oleh LDII.

​”Kami menyiagakan sembilan Puskesmas. Di Bandar dikawal Puskesmas Campurejo, di Tri Barokah ini didukung tiga Puskesmas yakni Pesantren 1, Pesantren 2, dan Ngronggo, sementara lima Puskesmas lainnya bertugas di Kresek,” jelas dr. Rini.

​Ia mengungkapkan, capaian pemeriksaan CKG di Kota Kediri saat ini baru mendekati angka 60 persen dari target keseluruhan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan ormas seperti LDII sangat membantu percepatan cakupan pelayanan kesehatan masyarakat.

​”Pemeriksaan ini penting untuk deteksi dini faktor risiko penyakit seperti hipertensi dan obesitas. Jika ditemukan lebih awal, kita bisa berikan arahan medis agar tidak berlanjut menjadi komplikasi yang lebih berat,” tambah dr. Rini.

Mewujudkan Lingkungan Pesantren Healthy and Fit

​Kerja sama antara LDII Kota Kediri dan Dinas Kesehatan sebenarnya telah terjalin lama melalui pembinaan lingkungan pondok sehat. Kehadiran program CKG ini makin memperkuat komitmen pesantren dalam menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

​Sebelumnya, Pondok Tri Barokah sendiri pernah meraih juara dua Lomba Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) tingkat Jawa Timur, serta Pondok Al-Hasun yang sempat mendapat kunjungan monitoring langsung dari Kadinkes Provinsi Jawa Timur.

​Melalui gerakan serentak ini, diharapkan masyarakat Kota Kediri makin sadar akan pentingnya melakukan cek kesehatan secara rutin minimal satu kali dalam setahun, baik melalui fasilitasi Puskesmas terdekat maupun kegiatan bakti sosial serupa. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.