Terdakwa Kasus UU ITE Divonis Satu Bulan Pidana, Kasipidum Pertanyakan Putusan Hakim

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Sidang putusan kasus Undang-Undang (UU) ITE yang menimpa aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) dinyatakan secara sah bersalah dengan vonis satu bulan penjara.

Kasus yang berawal dari cuitan di akun facebook terdakwa Moh. Hosen yang mengkritik pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan. Dari cuitan tersebut diduga mencemarkan nama baik Dr. Farhat Surya Ningrat selaku wakil direktur RSUD Syamrabu Bangkalan.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan tersebut terdakwa Moh. Hosen dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah secara UU ITE dengan hukuman pidana selama satu bulan.

Hal itu dikatakan oleh Majelis Hakim PN Bangkalan, Rajoko Harahap SH,MH saat membacakan tuntutan bahwa terdakwa dinyatakan bersalah dan dijerat satu bulan penjara serta denda perkara sebesar 5 ribu rupiah.

“Terdakwa dinyatakan bersalah secara UU ITE kami jerat satu bulan penjara dan memerintahkan untuk ditahan dengan denda biaya perkara sebesar 5 ribu rupiah. Kami memberi kesempatan kepada JPU dan terdakwa untuk mengajukan banding selama satu minggu,” katanya saat membacakan putusan.

Namun sebelum pembacaan putusan, terdakwa Moh. Hosen meminta banding jika tuntutan yang didakwakan padanya dirasa memberatkan.

“Mohon ijin yang mulia jika nanti hasil putusan tidak sesuai dengan hati nurani, saya ajukan banding dan akan berkoordinasi lebih dulu dengan pengacara,” ujar Hosen.

Sementara itu Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan, Choirul Arifin SH menuturkan bahwa waktu yang diberikan oleh Majelis Hakim selama 7 hari yang dirasa jauh dari yang didakwakan oleh pihaknya.

“Kami akan berkoordinasi kembali terkait putusan Hakim, mengingat putusan yang jauh dari tuntutan selama 6 bulan dari kami,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya JPU Kejari Bangkalan menuntut terdakwa Moh. Hosen selama 6 bulan pidana, karena dinyatakan mencemarkan nama baik dari Wakil Direktur RSUD Bangkalan Dr. Farhat Surya Ningrat melalui media sosial. (fat/rid/fm)