Kediri, ArahJatim.com – Musibah kebakaran hebat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kediri dalam kurun waktu satu hari pada Jumat (29/5/2026). Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri harus berjibaku ekstra keras menjinakkan api yang mengamuk di tiga lokasi berbeda, mulai dari rumah warga, kandang ternak, hingga lahan tebu milik pabrik gula.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, membenarkan rentetan insiden tersebut. Pihaknya memastikan Bidang Pencegahan Kebakaran langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga guna meminimalisir dampak kerusakan.
”Seluruh armada di pos terdekat, mulai dari Pos Grogol hingga Pos Pare, langsung diterjunkan ke lokasi begitu mendapat laporan. Berkat kesigapan petugas dan warga, api di ketiga lokasi berhasil dipadamkan sesuai SOP,” ujar Kaleb Untung Satrio Wicaksono saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).
1. Korsleting Stop Kontak di Atas Kasur Picu Kebakaran Rumah di Grogol
Insiden pertama terjadi pada siang hari bolong di RT 01 RW 01 Dusun Sumberjo, Desa Sumberjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Sebuah rumah warga nyaris ludes dilalap si jago merah pada pukul 12.34 WIB.
Kronologi bermula saat pemilik rumah sedang beristirahat dan tiba-tiba dikagetkan oleh suara ledakan dari dalam kamar. Setelah dicek, api sudah berkobar hebat membakar kasur dan tempat tidur. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada stop kontak di atas kasur yang dalam posisi aktif (on).
Aksi Petugas: Menerima laporan dari warga bernama Samsul Aziz pada pukul 12.32 WIB, Tim Damkar Pos Grogol tiba di lokasi hanya dalam waktu 5 menit. Dengan mengerahkan 1 unit armada berkapasitas 5.000 liter dan 5 personel, api berhasil dipadamkan pada pukul 13.23 WIB.
- Kerugian Materiil: ± Rp 7.500.000
- Aset Terselamatkan: ± Rp 150.000.000
- Korban Jiwa: Nihil
2. Bakar Pakan Ternak, Kandang Sapi di Plemahan Hangus dan Pemilik Terluka
Tak berselang lama, petaka akibat kelalaian kembali terjadi pada malam hari di RT 01 RW 09, Dusun Mojoroto, Desa Wonokerto, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Kali ini, sebuah kandang sapi milik warga bernama Wasis ludes terbakar pada pukul 18.38 WIB.
Peristiwa dramatis ini bermula ketika pemilik rumah membakar sisa pakan sapi (bediang) di dalam kandang. Nahas, api justru merembet cepat dan menyambar seluruh isi kandang. Pemilik yang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya justru ikut tersambar api bersama dua ekor sapi miliknya.
Aksi Petugas: Tim Damkar Pos Pare yang menerima laporan dari Ibu Juni Lestari langsung meluncur dengan 2 unit armada dan 5 personel. Api berhasil dijinakkan total pada pukul 19.21 WIB sebelum merembet ke bangunan utama.
- Kerugian Materiil: ± Rp 30.000.000 (Mencakup bangunan kandang dan pupuk pertanian).
- Aset Terselamatkan: ± Rp 300.000.000 (Mobil, bangunan rumah, dan seisinya berhasil diselamatkan).
- Korban: 1 orang mengalami luka bakar ringan, dan 2 ekor sapi mengalami luka bakar/lecet berat.
3. Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran 5,5 Hektar Lahan Tebu di Tarokan
Kebakaran dengan area terluas terjadi di RT 03 RW 03 Dusun Pilangbangu, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Lahan tebu seluas 5,5 hektar terbakar hebat sejak sore hari pukul 16.23 WIB hingga malam hari pukul 20.45 WIB.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melintas. Angin kencang dan banyaknya daun tebu kering membuat api menjalar dengan sangat cepat. Api diduga kuat berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pencari rumput di area tersebut. Lahan yang hangus terdiri dari ± 1 hektar milik PG Mrican dan ± 4,5 hektar milik warga bernama Hendrik.
Aksi Petugas: Tim Damkar Pos Grogol mengerahkan 1 unit armada 5.000 liter dengan 5 personel. Petugas harus berjibaku selama hampir 4 jam demi memutus perambatan api di lahan yang luas tersebut.
- Kerugian Materiil: ± Rp 275.000.000
- Aset Terselamatkan: ± Rp 100.000.000
- Korban Jiwa: Nihil
Imbauan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kediri
Menyikapi rentetan kebakaran dalam sehari ini, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Faktor kelalaian manusia masih menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran, baik di area pemukiman maupun lahan terbuka.
”Kami meminta warga untuk lebih bijak. Jangan meninggalkan bakaran sampah atau pakan ternak tanpa pengawasan, periksa berkala instalasi listrik rumah, dan jangan pernah membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area lahan kering. Jika terjadi darurat, segera hubungi call center Damkar terdekat,” pungkas Kaleb. (das)










