Ratusan Pedagang Jalani Rapid Test, Hasilnya 15 Pedagang Reaktif

oleh -
Sejumlah pedagang menjalani rapid test massal di pasar tradisional. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Blitar menggelar rapid test massal di lima pasar tradisional, hasilnya ditemukan belasan pedagang yang reaktif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti menyampaikan sejak awal Juni 2020 ini telah melakukan rapid test massal di tempat-tempat umum, untuk mengambil beberapa kasus kemungkinan terjadinya penyebaran virus corona (Covid-19).

“Seperti di pasar tradisional dan sekitarnya. Seperti tukang ojek, becak, dan penjual sayur keliling yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19,” tutur Krisna, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga : Antisipasi Serangan di Tengah Pandemi, Polres Blitar Kota Gelar Sispamkota

Lebih lanjut Krisna menjelaskan, bahwa sejak 2 Juni 2020 lalu telah dilakukan rapid test massal di empat pasar tradisional yaitu di Pasar Wlingi Kecamatan Wlingi, Pasar Ploso Kecamatan Selopuro, Pasar Cangring Kecamatan Ponggok dan Pasar Kanigoro Kecamatan Kanigoro.

“Dari sekitar 400 pedagang yang jalani rapid test, sebanyak 15 orang reaktif dan mengarah ke Covid-19.” ungkap Krisna.

Ditambahkan Krisna, meskipun diketahui ada 15 orang pedagang yang reaktif, warga diminta tetap tenang dan tidak panik.

Baca Juga : RSUD Bangkalan Habiskan Anggaran Rp6,2 Miliar

“Karena akan ditindaklanjuti dengan melakukan rapid test ulang dan diminta melakukan isolasi mandiri. Jika masih positif akan dilakukan swab test untuk memastikan apakah benar positif Covid-19,” pungkasnya. (mua/fm)