Puluhan Penyandang Disabilitas Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75

oleh -
Puluhan penyandang disabilitas menggelar upacara peringatan HUT kemerdekaan RI ke-75 di halaman Yayasan Kinasih di Desa Brongkos Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Luar biasa, itulah kata yang pantas diberikan kepada puluhan penyandang disabilitas di Yayasan Kinasih yang berada di Desa Brongkos Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar.

Dengan keterbatasan fisiknya, mereka menggelar upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75, Senin 17 Agustus 2020. Upacara yang digelar di halaman yayasan itu berjalan lancar dan sangat khidmat.

Agus, salah seorang penyandang disabilitas mengatakan, selain dalam rangka HUT RI ke-75, upacara ini juga dilakukan sebagai bentuk rasa nasionalisme kaum disabilitas. Agus berharap, dengan pelaksanaan kegiatan ini, pandangan sebelah mata sebagian masyarakat terhadap penyandang disabilitas bisa dihilangkan, sebab mereka juga bagian dari bangsa Indonesia.

“Ini merupakan bentuk nasionalisme kita. Semoga pandangan sebelah mata terhadap kaum kita bisa dihilangkan seiring momentum hari kemerdekaan ini,” ujarnya kepada ArahJatim.com seusai upacara.

Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan langsung oleh penyandang disabilitas Blitar, mulai dari pengibaran bendera merah putih hingga pembacaan teks Pancasila. Selain itu, para peserta upacara juga mengenakan kain batik ciprat yang merupakan hasil karya mereka sendiri.

“Kita juga memiliki kewajiban mengenang jasa-jasa para pahlawan yang rela berkorban untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Kinasih, Edy Cahyono mengatakan, melalui momen peringatan HUT kemerdekaan ini pihaknya ingin menunjukkan persamaan hak para penyandang disabilitas dengan warga negara lainnya. Selain itu, Edy berharap pandangan miring terhadap penyandang disabilitas bisa dihilangkan.

“Saat ini ada sekitar 30 penyandang disabilitas yang kita naungi. Mereka hidup mandiri dengan berkarya sendiri, tanpa menggantungkan belas kasihan dari orang lain,” imbuh Edy Cahyono. (mua)