Polisi Berhasil Mengamankan Pelaku Pembegalan Akses Suramadu

oleh -

Bangkalan, Arahjatim.com – Polres Bangkalan berhasil meringkus pelaku 3C (Curat, Curas, Curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat Bangkalan, para pelaku terbagi dalam beberapa area dan kasus kejahatan yang berbeda. Saat press realise di Polres Bangkalan, AkBP Rama Samtama Putra selaku Kapolres Bangkalan menjelaskan spesialisasi para pelaku kejahatan, 1 orang berinisial (FS)23 terlibat dalam Curas alias begal yang selama ini biasa beroperasi di akses Suramadu, tepatnya di desa Morkepek.

FS mengaku hanya menjadi joki dibelakang kemudi saat melakukan aksi pembegalan tersebut, sementara F masih menjadi DPO anggota kepolisian Bangkalan.

Kronologi pembegalan yang terjadi di overpass Suramadu tersebut melibatkan seorang wanita yang diketahui baru pulang dari Surabaya pada malam hari, nahasnya bukan hanya sepeda korban yang berhasil dirampas, namun korban juga mengalami pukulan pada kepalanya yang membuat korban terjatuh.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan pelaku penadah motor berinisial SW (24), warga dusun Koalas, desa Kesek, kecamatan Labang.

Kemudian H (26) warga dusun laok perreng desa pekadan kecamatan Galis yang masih berstatus mahasiswa Univeristas Trunojoyo Madura (UTM).

Dari hasil C3 tersebut, polisi berhasil mengamankan 5 unit motor yang telah diganti plat nomor.

“Kami berhasil mengamankan beberapa unit motor yang di depan ini, motor hasil curian maupun pembegalan ini dijual secara online oleh pelaku,” ujar Rama.

Selain kejahatan pencurian motor yang dilakukan oleh para tersangka, penadah handpone juga dilakukan oleh seorang berinisial Y, pelaku mengaku bahwasanya ia hanya menerima smartphone bermerk I phone. Dari hasil tersebut kemudian ia kemas ulang dan dijual.

“Ini barang bukti untuk smartphone, dia spesialis penadah iphone, dia nanti kemas ulang lalu dijual,” imbuh Rama.

Rama berpesan kepada masyarakat Bangkalan untuk lebih berhati-hati dalam meletakkan kendaraan bermotor, khusunya jika hendak berbelanja di sebuah minimarket ataupun di pasar.

“Lebih berhati-hati, kalau parkir motor gunakan kunci ganda, agar aman. Pihak kepolisian terus berupaya mengamankan dan menegakkan hukum untuk masyarakat Bangkalan,” pungkasnya.

(Rid/fik)