
Pamekasan, ArahJatim.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar simulasi penanggulangan bencana alam. Simulasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya musibah gempa bumi sekaligus ingin mengetahui kesiapan personel tim penanggulangan bencana dalam menghadapi musibah yang sebenarnya.
Simulasi dimulai dari informasi gempa pada pukul 07.30 WIB, di Kabupaten Pamekasan Madura. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pamekasan langsung melakukan pemantauan lapangan untuk mengetahui dampak dari gempa tersebut, dengan menyebar tim di berbagai titik.
Di saat yang hampir bersamaan, ada telepon dari anggota Trenggana Satpol PP Kabupaten Pamekasan yang mengabarkan ada beberapa pegawai Pemeritah Kabupaten Pamekasan yang terjebak di antara reruntuhan tembok dan plafon serta kayu akibat gempa yang terjadi.
Baca juga :Â Simulasi Penanganan Banjir Bandang dan Tanah Longsor Panti Jember
Selanjutnya Pusdal Ops PB BPBD Pamekasan menerjunkan tim kaji cepat untuk mengecek lokasi serta apa saja yang dibutuhkan dalam upaya penanganan. Sementara itu, personel TRC BPBD Pamekasan disiagakan sambil menyiapkan peralatan yang akan diperlukan dan juga menghubungi Tim Penanggulangan Bencana Pamekasan lainnya.

Tim SAR gabungan langsung diluncurkan ke TKP dan mengevakuasi korban ke titik kumpul yang sudah disiapkan. Setelah 60 menit semua korban berhasil dievakuasi, korban yang perlu penanganan lanjutan dikirim ke RSUD Pamekasan atau rumah sakit terdekat.
Menurut Wakil Bupati Pamekasan Raja’e, latihan simulasi gempa ini baru pertama kali diadakan di lingkungan Kabupaten Pamekasan.
Baca juga :Â BPBD Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Tanggap Bencana Letusan Gunung Kelud
Semua rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019 tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Wakil bupati berharap kepada semua yang tergabung dalam Tim Penanggulangan Bencana Pamekasan, agar memiliki kemampuan serta kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana. (Ndra )










