
Sumenep, ArahJatim.com – Pernikahan suatu momen bahagia yang ditunggu pasangan kekasih. Banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum menuju kepada prosesi sakral yang disebut pernikahan. Tidak hanya persiapan administrasi pernikahan di KUA, pesta pernikahan yang tak jarang membutuhkan biaya besar juga harus dipersiapkan sebelumnya. Biaya pernikahan dengan mengundang banyak tamu yang kemudian disebut resepsi pernikahan bisa dilaksanakan di rumah, gedung pertemuan, lapangan dan hotel berbintang.
Baca Juga :
- Pelayanan Pembuatan KTP Di Sumenep Hanya Memerlukan Hitungan Menit
- Kerukunan Antar Umat Beragama Mendorong Percepatan Pembangunan di Kab. Kediri
Salah satu persiapan lain yang juga membutuhkan biaya adalah mahar pernikahan. Diantara banyaknya pemikiran pasangan kekasih yang akan menikah kini mulai menggunakan mahar yang unik dan jarang dilakukan pasangan lain.

Seperti pasangan pengantin di Sumenep ini melaksanakan ijab qabul di depan penghulu dengan mahar sepasang burung love bird beserta sangkarnya dan seperangkat alat sholat.
“Saya menyerahkan mahar sepasang burung love bird dengan filosofi cinta kami abadi seperti sepasang burung love bird ini. Sebelum menyerahkan mahar unik ini saya bertanya terlebih dahulu kepada calon istri saya, apakah dia bersedia. Alhamdulillah dia bersedia,” kata Ganda Pragalbo, mempelai pengantin pria.
Mempelai wanita Sumartin, warga Surabaya merasa senang mendapatkan mahar unik tersebut. Rencananya mahar burung Love Bird jenis PB Mouve dan Biola Dark Green tersebut akan dikembangbiakan sekaligus mengisi kegiatan di rumah.
“Senang mas, sepasang burung love bird ini cantik dan bulunya bagus. Tentu pernikahan ini menjadi momen bahagia saya dan kelak akan terus diingat karena keunikan mahar yang diberikan mas Ganda,” kata Sumartin kepada ArahJatim.com.

Tentu saja momen ini tidak disia-siakan oleh para tamu undangan yang menyaksikan ijab qabul. Mereka mengeluarkan ponsel dan mengabadikan acara suci tersebut.
Baca Juga :
- Puluhan Pasangan Lansia Banyuwangi Menikah Gratis
- Asmara Menyatu, Sepasang Napi Menikah Di Dalam Lapas

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kota Sumenep, Moh. Afif, S.Ag, M.Si menyatakan sepanjang tahun 2019 ini, hanya pasangan Ganda Pragalbo dan Sumartin yang memberikan mahar unik.
“Seingat saya, baru kali ini khususnya di Kota Sumenep yang menggelar prosesi pernikahan di kantor KUA dengan mahar sepasang burung love bird,” kata Kepala KUA.
Sepanjang tahun 2018, KUA Kota Sumenep telah mencatat sekitar 600 ribu lebih pasangan kekasih yang mendaftarkan pernikahannya di KUA Kota Sumenep. (ika)











