Plt. Wali Kota Blitar Santoso Buka Pameran Bazar Jadul Di Alun-Alun Kota

oleh -
oleh
Bertempat di Alun-Alun Kota Blitar, Plt. Walikota Blitar Santoso membuka bazar jadul dalam rangka memperingati HUT Kota Blitar ke-113. (Foto: arahjatim.com/hms.mua)

Blitar, Arahjatim.com – Plt. Walikota Blitar Santoso membuka bazar jadul yang diadakan di Alun-alun Kota Blitar. Sebanyak lebih kurang 200 stand bernuansa zaman dulu turut serta dalam festival bazar jadul, untuk memperingati HUT Kota Blitar yang ke-113.

Ratusan stand ini menjajakan berbagai kuliner zaman dulu khas Kota Blitar seperti permen gulali dan es pleret. Selain itu pernak-pernik menarik yang semuanya tak jauh dari ciri khas zaman dulu, juga dijajakan.

Tak hanya itu penjual dan pembelinya pun menggunakan pakaian yang tak biasa. Mereka ada yang menggunakan pakaian jadul ada pula yang menggunakan pakaian tradisional dari berbagai daerah.

pasang iklan_rev3

Dalam sambutanya Santoso mengajak masyarakat Kota Blitar bersyukur atas usia Kota Blitar yang sudah genap 113 tahun.

“Mengawali pembukaan ini mari bersama-sama kita bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan karena masih diberi kesempatan untuk memperingati hari jadi Kota Blitar ke-113,” ungkap Santoso.

Santoso berharap, bazar Blitar Jadul ini bisa memberi hiburan kepada masyarakat Kota Blitar dan menjadi ajang nostalgia bagi warga Kota Blitar.

“Baik yang di luar daerah maupun di dalam kota kami harap bazar Blitar Jadul ini mampu memberi hiburan dan menjadi ajang nostalgia dengan suasana Kota Blitar tempo dulu,” imbuhnya.

Dengan nuansa zaman dulu yang begitu kental, pengunjungpun terlihat betah berada di dalam area bazar Blitar jadul. Mereka ada yang menikmati kuliner, belanja pernak-pernik hingga sekedar berswafoto di stand-stand yang menarik.

Anisa (29) salah satu pengunjung mengatakan, ia sengaja datang ke bazar Blitar jadul untuk bernostalgia dan menikmati kuliner zaman dulu, yang saat ini sudah susah dijumpai.

“Kuliner yang selalu saya beli saat mengunjungi bazar Blitar jadul adalah permen gulali, karena susah mencari penjualnya sekarang,” jelas Anisa yang menggunakan pakaian jadul. (hms.mua)

No More Posts Available.

No more pages to load.