PDAM Tulungagung Janji Siap Layanani Konsumen Paska Perda Penyertaan Modal

oleh -
oleh

Tulungagung, Arah Jatim.com – Apa yang saat ini dilakukan PDAM Tulungagung itu ibarat benah benah lumayan cukup terasa. Paska masalah internal yang menjadikan perusahaan daerah itu belum semoncer perusahaan lainya, diakui pihak managemen. Demikian gambaran hasil wawancara ArahJatim.com dengan Direktur PDAM Joko Purnomo, saat habis mengikuti rapat paripurna dengan DPRD, Sidang paripurna dewan tersebut menyatakan ranperda sudah dikaji dan perda sudah siap untuk dicatatkan dalam agenda negara. Perda tersebut terkait sudah hampir tuntasnya perda Penyertaan modal dari pemerintah daerah kepada PDAM Tulungagung.

Seperti yang disampikan bupati Tulungagung, bahwa penyertaan modal oleh pemerintah daerah, harus ada dasar hukumnya yang kuat. Dengan perda menurut Bupati, adalah payung hukum yang sudah bisa digunakan, untuk membangun perusahaan daerah mampu membantu menunjang PAD.

Seperti yang dilakukan DPRD Tulungagung, Rabu, 12/10/2022 , DPRD yang telah bekerja keras untuk mencermati, mengoreksi, dan membahas serta menyempurnakan terhadap ranperda tentang perubahan ke 3 atas Perda No. 9 Tahun 2012 tentang penyertaan modal Pemkab Tulungagung pada PDAM.

pasang iklan_rev3

” Dana yang kami siapkan adalah enam setengah milyar. Adapun kegunaan ya, untuk revitalisasi, dan pembenahan lainya. Ini penting. Salah satu hal adalah pembenahan pipa pipa saluran yang sudah harus diperbarui. Selain itu ini juga merupakan sarana investasi bagi perusahaan, termasuk perbaikan sarana dan prasarana , agar layanan bisa maksimal. Dalam hal seperti itu, nantinya bisa mampu mendongkrak PAD “, ungkap Bupati Maryoto Bhirowo, kepada awak media, termasuk ArahJatim.com.

Sementara, direktur utama PDAM Tulungagung, Joko Purnomo, secara spesifik, juga menyebut banyak hal yang harus dilakukan oleh perusahaan. Hal yang paling mendasar adalah pembenahan sarana dan prasarana yang kini menjadi tanggung jawap perusahaan yang dipegangnya.

” Alhamdulillah, kini harapan suntikan dana 6,5 milyar dari APBD sudah hampir rampung, tinggal proses administrasi ke propinsi, terutama.ditanda tangani Gubernur. Jadi dana pendampingan itu sangat kami perlukan. Untuk bantuan APBN kami dapat 16,5 milyar. Banyak halbhalnyang akan kami kerjakan. Selain perbaikan material berupa penggantian pipa pipa standart, kami juga akan memaksimalkan sumber di wilayah Jatiwekas. Ini semua demi pelayanan maksimal kepada konsumen. Bila konsumen merasa nyaman sebagai mitra kami, insya Allah, perusahaan kami bisa

Meningkatkan pendapatan”, kata Ipung, panggilan akrap direktur PDAM Tulungagung , Rabu,12/10/2022.

Ketika ditanyakan, apa sebelum dana pendampingan ini turun PDAM tidak melakukan pembenahan, ditegaskan Direktur, proses revitalisasi dan pembenahan sudah dilakukan, walau untuk tahun 2022 ini prosesnya masih dalam kisaran 35%, dari target standart baik produksi, maupun management penyertanya. Direktur juga meminta dukunganya kepada masyarakat Tulungagung, khususnya pelanggan dan calon pelanggan, agar apa yang dilakukan PDAM ini nantinya bisa benar benar membuat masyarakat puas. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.