Pamekasan, ArahJatim.com – Penggemar Pameran Bonsai Indonesia(PPBI) cabang Kabupaten Pamekasan kembali menggelar perlombaan di lapangan Nagara Bhakti Mandhepah Agung Ronggosukowati Pamekasan, Minggu 09/10/2022.
Pameran dan sekaligus perlombaan bagi para pecinta tanaman bonsai, perhelatan ini sangat dinanti. Bertepatan di hari jadi kabupaten Pamekasan yang ke 492 ini PPBI cabang Pamekasan mengadakan Pamnas 2022 dengan bertemakan ‘Kesemsem Bonsai Arek Lancor VI’.
Ketua PPBI Cabang Pamekasan, Khairul Rasyid, menegaskan bahwa setiap event yang diadakan diKabupaten Pamekasan ini selalu menjadi role model untuk daerah-daerah yang lain.
“Alhamdulillah untuk jadwal ditahun ini berjalan sesuai dengan konsep yang kita usung serta pas setelah kegiatan PPBI kabupaten Sumenep. Setelah dua tahun fakum karena penyebaran virus Covid-19, semua ini dilakukan secara bergantian agar tidak tumpang tindih antar kegiatan di suatu kabupaten/Kota dan kali ini kita diberi kesempatan untuk Pamnas PPBI 2022”,ujarnya.
“Kami tidak terburu-buru di dalam konsep penentuan pengaturan lomba tersebut biar tidak terjadi perlombaan diwaktu yang sama. Jadi intinya kami sekarang sudah ada PPBI Madura bersatu dan nanti ke depannya kami akan menata semua perlombaan yang ada di seluruh Jawa Timur untuk menyesuaikan dengan jadwal pemerintah Jawa Timur dan pusat. Untuk enent kali ini kami perlombakan tujuh kelas yaitu, kelas prospek kecil, kelas prospek besar, kelas prospek setengah jadi, kelas Pratama kecil, kelaa Pratama besar, kelas madya, kelas utama yang memperebutkan 150 tropi”, pungkasnya.
“Kami berusaha untuk ikut menumbuhkan geliat perekonomian rakyat dan pemerintah, supaya melalui event ini bisa juga digelar dievent Internasional. Melalui seni bonsai juga bisa menggeliatkan di ni ia pariwisata karena seni apapun tidak akan pernah lekang oleh usia”,harapnya.
Sementara Ketua PPBI Pusat, H. Erin Rismar mengatakan Bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas kegiatan ini karena event ini bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Pamekasan yang ke 492 sekaligus bisa mengadakan Pamnas.
“Alhamdulillah untuk kali ini kita sudah mempunyai 225 cabang diseluruh Indonesia dan mungkin kita juga akan resmikan cabang didaerah Papua. Di bulan Agustus kemarin saja ada pamnas di 8 kota dan kabupaten, Di bulan 9 ada 6 Pamnas”,tegasnya.
“Seni Bonsai ini juga sebenarnya bukanlah seni yang murah, karena yang mahal itu adalah yang instan. Kami juga sudah memperkenalkan kepada kalangan pelajar, agar para penerus bangsa ini juga ikut mencintai dan mengetahui apa itu namanya Bonsai, karena bonsai ini adalah hobi yang tak pernah lekang oleh waktu dan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Pamekasan”,pungkasnya.
“Semoga kegiatan ini bisa diadakan dalam setiap tahunnya dan semakin banyak pecinta bonsai baru yang bermunculan”,harapnya. (Ndra)






