Partai Demokrat : Adi Toegarisman ” Pentingnya Edukasi Kompetisi Dan Sinergi”

oleh -
oleh

Tulungagung, Arahjatim.com – Dinamisnya Partai Demokrat, saat ini semakin cepat. Selain berusaha untuk eksis lagi dalam percaturan parlemen tanah air, ternyata ada pemikiran yang secara terus menerus harus ditancapkan pada setiap kadernya. Konstelasi politik yang secara cepat terus dinamis, hal ini wajib diseimbangkan, pada setiap mental para sumber daya manusia ( SDM ) disemua lini.

Seperti halnya kunjungan rutin, atau tatap muka yang harus dilakukan seluruh komponen partai, terutama para caleg Partai Demokrat, partai besutan Susilo Bambang Yudoyono ( SBY ), Sabtu, 24/12/2023.

Dalam kunjungan rutinya bertemu kader, Adi Toegarisman, Caleg DPR-RI Dapil 6 Jatim, melakukanya di enam titik di dapil 6 Tulungagung, meliputi Ngantru, Karangrejo, Kauman. Caleg dapil Tulungagung 6 itu yang ikut turun menyapa langsung masyarakat, adalah Sutomo, Wahyu Pratama, Heru Susanto. Kharisma, Sriastutik dan , Ardiana.

pasang iklan_rev3

Saat melakukan kunjungan di beberapa titik didapil Tulungagung 6, Adi Toegarisman mengajak caleg caleg di dapil tersebut, untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Seperti biasanya, kunjungan itu selalu mendahulukan, orang orang sakit, kelompok minoritas, sampai kelompok disabilitas, yang tidak jarang agak terkesampingkan.

Menyertai turun langsungnya Adi Toegarisman, para caleg dapil 6 semuanya bareng bareng bertemu para warga, secara ikhlas bersama sama, walau secara personal, para caleg tersebut berkompetisi, untuk meraih simpati masyarakat. Dalam agenda turun langsung, Adi Toegarisman , mencoba konsep dan pemikiran baru di partai.

“Jujur, dinamika partai sudah begitu pesat bergerak. Kita harus cerdas menyikapi itu. Kader harus paham, kapan kita berkompetisi, dan kapan bersinergi. Kita harus ingat, sinergi itu bagaimana kita punya fanatisme kepada partai. Artinya, faktor rumah besar, bernama Partai Demokrat , harus menjadi prioritas, sedangkan untuk berjuang menjadi caleg, perlu kompetisi secara elegan dan cerdas. Ini harus dimiliki kader. Jadi tidak boleh, tujuan personal mengalahkan tujuan bersama. Itu yang harus ada dibenak setiap kader partai Demokrat”,ungkap pensiunan Jampidsus di korps kejaksaan.

Apa yang kini menjadi pemikiran Adi Toegarisma, ternyata sangat diamini oleh caleg nomer satu Partai Demokrat dapil Tulungagung 6.

” Saya sepakat, pola kampanye model pak Adi. Dengan pola ini, interaksi antara caleg dengan mayarakat sangat cair. Ini penting. Agar nantinya para caleg pusat bisa berjuang secara nasional, untuk mewujudkan respon konstituennya ” ungkap Sutomo, politisi Demokrat, yang cukup diperhitungkan di wilayah Tulungagung. (don1 )

No More Posts Available.

No more pages to load.