
Blitar, Arahjatim.com – Seekor lumba-lumba terdampar di pantai Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Setelah dievakuasi dan sempat dirawat oleh warga dan nelayan desa setempat, lumba-lumba itu akhirnya mati.
Lumba-lumba belang dengan jenis kelamin jantan dewasa, panjang sekitar 1,5 meter dan berat sekitar 50 kilogram itu ditemukan oleh Sardianto (40) anggota Kelompok Masyarakat Wisata (Pokmaswas) ketika terdampar di kawasan Pantai Serang, Selasa (08/01/2018).
Kasubag Humas Polres Blitar, IPTU Burhan mengatakan, nelayan yang menemukan ikan lumba-lumba sebenarnya sudah berusaha membawa ikan yang terdampar ke tengah lautan. Namun ikan lumba-lumba kembali ketepi, bahkan sampai tiga kali tetap kembali ke tepi.
Baca juga :
- Polres Kediri Amankan 272.954 Butir Pil Dobel L Dan 351,18 Gram SS.
- Jelang Tahun Baru, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam.
- Hati-Hati..!! Sindikat Penipu Antarpulau Ini Perdaya Korbannya Lewat Whatsapp.
“Mamalia air itu akhirnya dievakuasi dan ditempatkan di bak karet berukuran besar di sekitar Pantai Serang. Namun karena kondisinya yang semakin melemah akibat terdapat 180 luka gores dan 40 jamur di beberapa bagian tubuhnya, dini hari tadi malam lumba-lumbanya mati,” terang IPTU Burhan, Kasubag Humas Polres Blitar Rabu (09/01/2018).
Pokmaswas Pantai Serang juga menghubungi dan melaporkan penemuan serta kondisi ikan lumba-lumba ke Badan Penanggulangan Sungai Pantai dan Laut (BPSPL) Provinsi Jawa Timur, Sahat Alam Indonesia dan Komunitas pecinta satwa.
“Satwa yang dilindungi tersebut mengalami luka di bagian mulut, atas kepala, samping kepala, mata sebelah kiri serta bagian ekor, dan sudah diupayakan diselamatkan. Namun memang sudah tak bisa ditolong lagi, sekitar pukul 01.45 WIB dini hari lumba-lumba mati dan dikubur oleh tim,” pungkas Burhan. (mua)











