Tulungagung, Arahjatim.com – Perkembangan dunia perkoperasian di Jawa Timur terbukti kian matang dan terus bergeliat. Koperasi tak sekadar bertahan dari terpaan zaman, tetapi juga tetap eksis menjadi pilar utama ekonomi warga. Semua itu tentu tak lepas dari tangan dingin para kader dan tokoh yang konsisten merawatnya dari balik layar.
Semangat itu tercermin jelas pada puncak Peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 yang dipusatkan di Pamekasan, Madura. Di balik kemeriahan gelaran tahunan tersebut, Kabupaten Tulungagung berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan memboyong dua penghargaan bergengsi sekaligus.
Bawa Pulang Dua Penghargaan Bergengsi
Lewat proses seleksi dan penilaian yang terbilang amat ketat, dua figur asal Tulungagung dinilai memiliki kontribusi luar biasa bagi gerakan koperasi.
Penghargaan kategori Pembina Berprestasi dari Kementerian berhasil diraih oleh Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Sementara itu, penghargaan sebagai Tokoh Gerakan Koperasi disematkan kepada Nyadin, selaku Plt. Ketua Dekopinda Tulungagung. Penyerahan penghargaan istimewa tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Nyadin mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi tersebut. Menurutnya, merawat koperasi adalah panggilan moral demi menjaga urat nadi perekonomian rakyat.
”Kami selalu menjaga dan merawat dunia perkoperasian ini secara ikhlas. Sebagai soko guru perekonomian rakyat di Indonesia, kami merasa wajib mendedikasikan moral dan tenaga untuk terus merawatnya,” ujar Nyadin saat diwawancarai Arahjatim.com, Kamis (23/7/2026).
Buah Konsistensi dan Dedikasi Panjang
Rasa bangga Nyadin kian membuncah lantaran penghargaan kategori Pembina Perkoperasian tersebut diperebutkan oleh 38 kepala daerah se-Jawa Timur. Dari persaingan ketat itu, kepemimpinan Kabupaten Tulungagung masuk dalam daftar delapan daerah terbaik yang terpilih.
Nyadin menceritakan bahwa raihan yang didapat Plt. Bupati Ahmad Baharudin bukanlah hasil instan, melainkan buah dari rekam jejak yang panjang.
”Pak Baharudin melewati proses yang tidak mudah. Beliau adalah sosok yang konsisten berkontribusi di dunia koperasi sejak masih duduk di kursi dewan. Ketika kini menjabat sebagai Plt. Bupati dan ikuti proses seleksi tahun ini, penilaian beliau lolos dengan hasil memuaskan,” ungkap pria yang dikenal aktif dalam pelbagai kegiatan daerah tersebut.
Menatap Masa Depan: Penguatan SDM dan Harapan Koperasi Merah Putih
Menatap prospek perkoperasian Tulungagung ke depan, Nyadin optimistis wajah koperasi akan makin bergairah. Harapan besar itu kian membumbung seiring hadirnya program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto.
”Kami sangat yakin, dengan hadirnya wadah baru seperti Kopdes Merah Putih, cita-cita menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat akan sungguh-sungguh terwujud di lapangan,” jelasnya penuh keyakinan.
Kendati demikian, ia tak menampik bahwa masih ada Pekerjaan Rumah (PR) besar yang harus dibenahi, terutama dalam hal kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Ke depan, Dekopinda Tulungagung berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan mencetak SDM perkoperasian yang tangguh. Harapannya, pengelola koperasi masa depan tak hanya mahir mengembangkannya secara finansial, tetapi juga mampu mengelolanya secara sehat, transparan, dan penuh rasa tanggung jawab.











