Ditinggal Ibadah Ke Gereja, Ruko Dua Lantai Ludes Dilalap Si Jago Merah

by -
https://live.staticflickr.com/65535/48289922527_ee38756af7_b.jpg

Banyuwangi, Arahjatim.com – Sebuah ruko dua lantai berisi pakan ternak, sekaligus studio foto milik Joko Sugiono warga Dusun Krajan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ludes terbakar, sekitar pukul 20.00, Minggu (14/7/2019) malam. Beruntung, musibah kebakaran ini tidak sampai memakan korban jiwa. Sebab saat kejadian, rumah sedang kosong ditinggal penghuninya beribadah di gereja.

Kobaran api tampak membumbung tinggi ke atas ruko disertai kepulan asap hitam tebal. Warga sekitar, dan pengendara yang melintas tampak panik dan berupaya untuk ikut serta memadamkan api dengan peralatan seadanya lantaran mobil pemadam kebakaran belum tiba di lokasi kejadian. Namun api cepat membesar hingga menghanguskan seluruh isi ruko yang ada di tepi jalan desa tersebut.

Selain itu, kencangnya hembusan angin membuat kobaran api hampir saja merembet ke ruko lain yang berisi barang elektronik. Sembari menunggu mobil pemadam kebakaran tiba, warga mengevakuasi seluruh isi ruko yang berisi barang elektronik dengan penjagaan aparat TNI/Polri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sedangkan warga yang lain mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya dengan memanfaatkan air kolam yang ada disekitar lokasi kejadian. Beruntung berselang satu jam kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Kobaran api pun akhirnya berhasil dipadamkan.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, pusat kebakaran berada di bagian studio foto milik Joko Sugiono. Dugaan sementara pemicu kebakaran akibat konsleting listrik di ruang studio foto. Selain itu, banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam ruangan studio foto membuat api cepat meluas ke seluruh bagian ruko.

Akibat kebakaran ini pemilik ruko mengalami kerugian hingga sekitar Rp 300 juta.

”Api sudah padam, cuma rumahnya Mas Joko ludes. Tadi dipadamkan warga dengan air seadanya dari kolam ikan rumah sebelah menggunakan selang dari genset. Bagian belakang ruko berisi barang elektronik milik Mbak Ninik yang ada disebelahnya hampir terkena api juga, untung pemadam datang, (sehingga) api tidak sampai merembet. Mas Joko pemilik rumah posisinya di gereja saat kejadian, rumah kosong dan terkunci. Tiba-tiba rumah terbakar, kemungkinan terjadi korsleting listrik. Beliau tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah,” ungkap Agatta Meiga, warga sekitar.

Sementara itu, pascakebakaran di lokasi kejadian dipasangi garis polisi guna menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. Pagi ini polisi berencana akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (ful)