Satu Rumah Berikut Dua Unit Sepeda Motor Ludes Dilahap si Jago Merah

oleh -
Akibat ditinggal pergi berjualan, sebuah rumah semipermanen berikut dua unit sepeda motor yang ada di dalam rumah ludes dilahap si jago merah, Jumat (13/11/2020). (Foto: arahjatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Sebuah rumah semipermanen di Jalan Balaikambang Gang III nomor 9, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Kota Pamekasan, ludes dilahap si jago merah, Jumat (13/11) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut pantauan media, pukul 10.15 WIB petugas damkar menerima laporan dari warga. Pukul 10.25 wib, petugas pemadam kebakaran (damkar) dengan dua unit mobil damkar dan satu tangki penyuplai air tiba di lokasi kebakaran. Dibantu warga sekitar dan sejumlah petugas Satpol PP, TNI-Polri, tim Rescue BPBD serta relawan, petugas damkar langsung menjinakkan si jago merah.

Dengan melakukan pembasahan, petugas gabungan berhasil melokalisir api agar tidak menjalar ke rumah-rumah sekitarnya di permukiman yang padat penduduk tersebut.

Budi Cahyono, selaku Koordinator FRPB Kabupaten Pamekasan, yang turut dalam usaha pertolongan menjelaskan, begitu menerima laporan, pihaknya bersama relawan FRPB langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.

“Bangunan rumah tersebut milik Syaiful alias Ipung (53) yang letaknya di dalam Jalan Balaikambang Gang III nomor 9, Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan. Setelah menerima laporan, relawan FRPB langsung bergegas ke lokasi seketika untuk melokalisir api di TKP,” ujarnya.

Budi melanjutkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut serta berapa jumlah kerugiannya. Pihak berwajib yang akan menyelidiki dan mendata kerugian. Selain rumah, dua unit sepeda motor yang ada di dalamnya juga turut hangus terbakar.

“Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena pemilik segera menyelamatkan diri. Namun bangunan yang tampak baru diperbaiki itu sudah luluh lantak jadi arang dan tidak tampak lagi wujud rangkanya. Kami bersama tim gabungan dan warga sudah bergerak maksimal agar api tidak menjalar ke permukiman sekitarnya. Dikarenakan TKP berada di lokasi padat penduduk bahkan di jantung kota,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, penyebab dan total kerugian masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (ndra)