Berkat Damkar Mini, Tim FRPB Berhasil Padamkan Api di Lokasi yang Sulit Dijangkau

oleh -
Dengan alat damkar mini yang dimiliki, tim FRPB akhirnya bisa mendekati titik api di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan Damkar, hingga berhasil memadamkan kobaran api. (Foto: arahjatim.com.ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Tim Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan turut ambil bagian mengatasi kebakaran lahan di daerah Sentol, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pamekasan, tim FRPB bahu-membahu memadamkan api agar tidak merembet ke permukiman penduduk, Senin (12/10/2020).

Humas FRPB Pamekasan, Hendra HL mengatakan, Koordinator FRPB Pamekasan mendapat kiriman video kejadian kebakaran di daerah Sentol pada Senin (12/10/2020) siang pukul 13.24. Kobaran api membakar lahan kosong yang berdekatan dengan permukiman warga. Pihak FRPB langsung berkoordinasi dengan pihak Damkar.

“Kami langsung meluncur ke lokasi bersama tim Damkar. Namun ketika kita tiba di lokasi jam 13.30 wib, kita terkendala dengan akses masuk untuk mendekati titik api, karena tidak ada jalan. Kami kesulitan mencari jalan untuk masuk mendekati api. Karena pelapor kita coba hubungi, tetapi tidak merespon, akhirnya kami berinisiatif mencari jalan dari daerah lain. Tetapi damkar kesulitan untuk masuk ke lokasi karena akses jalan yang kecil dan tidak bisa menjangkau titik api,” ungkap Hendra.

Dengan alat damkar mini yang dimiliki, tim FRPB akhirnya bisa mendekati titik api dan berhasil memadamkan kobarannya.

“Kami tetap berusaha mendekati titik api menggunakan damkar mini milik kita untuk memadamkan kobaran api dan kami bisa mendekati titik api sekitar pukul 14.00 wib. Teman-teman yang lain mencoba melokalisir titik api dengan cara manual agar api tidak semakin meluas,” kata Humas FRPB lagi.

FRPB menduga penyebab kebakaran berasal dari sampah yang dibakar warga, mengingat lokasinya yang tidak jauh dari permukiman.

“Kita duga untuk sementara karena ada orang membakar sampah mengingat lokasi sangat dekat dengan permukiman warga dan luas lahan yang terbakar sekitar 50×30 meter persegi. Alhamdulilah tim kami bisa menjinakkan api tersebut meskipun menggunakan damkar mini,” imbuh Humas FRPB Pamekasan.

Sebelum kembali ke posko Bakorwil, tim FRPB melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang masih menyala. (ndra)