Gandeng IWO Pamekasan dan FRPB, Forum Alumni SMAGA Bantu Korban Kebakaran

oleh -
Pengurus IWO Pamekasan, Forum Alumni '00 SMAGA dan relawan FRPB Pamekasan saat menyerahkan bantuan kepada Sahraji. (Foto: arahjatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Sebuah peristiwa kebakaran menggemparkan warga Dusun Jati Jajar, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (26/1/2021) lalu. Satu unit rumah milik seorang warga bernama Sahraji (50) ludes dilahap si jago merah.

Meskipun tidak ada korban jiwa, akibat kejadian tersebut, korban menderita banyak kerugian, yang meliputi satu unit rumah, mesin jahit, amplifier/pengeras suara, mesin bor, kulkas, televisi, mesin pemotong kayu, perhiasan emas 40 gram, uang tunai Rp30 juta, dan perabotan rumah tangga lainnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati atas musibah tersebut, Forum Alumni ’00 SMAGA (SMA 3 Pamekasan) menggandeng komunitas Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan dan relawan FRPB Pamekasan memberikan bantuan sosial berupa kasur, bantal, pakaian layak pakai, paket sembako dan kebutuhan lainnya, Sabtu (30/1/2021).

Ketua IWO Pamekasan, Dyah Heni mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk keprihatinan dan rasa empati komunitas wartawan yang ia pimpin, relawan dan para donatur.

“Bantuan yang kami berikan tidak seberapa nilainya, namun hal ini kami lakukan sebagai bentuk keprihatinan dan rasa empati kami. Jadi komunitas kami tidak hanya sibuk mencari berita, tapi kami juga harus peduli terhadap sesama. Itu menjadi program kami dan merupakan sumbangan dari para donatur yang tidak mau disebutkan,” ujar Dyah Heni.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Alumni ’00 SMAGA, Chodet mengatakan, pihaknya turut prihatin atas musibah yang dialami Sahraji. Chodet berharap bantuan yang diberikannya bersama komunitas IWO Pamekasan dan FRPB Pamekasan, memberi manfaat dan bisa meringankan penderitaan Sahraji dan keluarga.

Dengan rasa haru, Sahraji mengucapkan terima kasih atas kepedulian IWO Pamekasan, FRPB dan Forum Alumni ’00 Smaga. Sahraji menilai, musibah yang menimpanya ini adalah suratan takdir yang harus ia terima.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Komunitas IWO Pamekasan, FRPB Pamekasan dan Forum Alumni ’00 SMAGA yang telah peduli terhadap musibah yang kami alami. Saya ikhlas menerima semua musibah ini, diambil hikmahnya saja,” ungkap Sahraji sambil berlinang air mata. (ndra)