Madiun, Arahjatim.com – Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membuktikan komitmen tersebut melalui kegiatan inspeksi rutin.
Pada Selasa (2/9/2025), Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, bersama jajaran manajemen turun langsung ke lapangan untuk memeriksa petak jalan antara Stasiun Madiun hingga Stasiun Jombang.
Mencegah Bahaya Sebelum Terjadi
Pemeriksaan lintas ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya secara langsung, yang tidak hanya memastikan keamanan, tetapi juga memungkinkan penanganan yang cepat dan tepat.
“Manajemen dapat secara langsung mengetahui kondisi di lintas serta potensi bahaya yang mungkin timbul, kemudian mengidentifikasi secara akurat, merumuskan langkah-langkah penanganan cepat dan tepat, serta memberikan arahan langsung kepada petugas di lapangan,” ujar Suharjono.
Fokus Utama Pemeriksaan
Fokus utama inspeksi meliputi kondisi fisik jalur, seperti rel, bantalan, jembatan, dan stasiun. Pemeriksaan juga mencakup prasarana dan persinyalan kereta api. Selain itu, kesiapan para personel pun tak luput dari perhatian. Dengan demikian, pengawasan internal dan evaluasi teknis dapat berjalan maksimal.
Menurut Suharjono, mitigasi risiko adalah kunci. Dengan mengantisipasi potensi gangguan, KAI Daop 7 Madiun berupaya memastikan operasional kereta api tetap berjalan lancar dan aman.
Strategi Berkelanjutan
Pemeriksaan lintas ini akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini merupakan strategi KAI Daop 7 Madiun untuk menjaga dan meningkatkan keselamatan, memastikan keandalan peralatan dan jalur, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Pada akhirnya, semua upaya ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa kereta api.











