Bupati Blitar Luncurkan Program Balistik Untuk Perangi Sampah Plastik

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48384754476_7ec6c5f6ba_b.jpg
Bupati dan Forkopimda Kabupaten Blitar saat peluncuran program Balistik. (Foto: ArahJatim.com/adv.hms/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Guna memerangi sampah plastik, Kabupaten Blitar berkomitmen dan meluncurkan program Balistik atau Blitar Libas Sampah Plastik.

‌Peluncuran Balistik digelar di ruang terbuka hijau Kanigoro, yang diawali dengan kegiatan senam pagi bersama Bupati Blitar Rijanto.

Bupati Blitar Rijanto mengatakan, selain untuk memperingati Hari Jadi Blitar ke 695, HUT RI ke 74 serta peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2019, peluncuran program Balistik ini juga merupakan wujud nyata kepedulian Pemkab Blitar untuk menjaga lingkungan dari limbah plastik.

pasang iklan_rev3

“Mari bersama-sama kita mengurangi ketergantungan terhadap plastik. Kurangi menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-hari serta kalau terpaksa menggunakan plastik buanglah pada tempatnya yang sudah tersedia,” ungkap Rijanto.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Krisna Triatmanto menyampaikan upaya penggurangan sampah plastik terus digencarkan. DLH menyediakan sarana dan prasarana pendukung, seperti tong sampah, dan alat pemilah sampah.

“Mengurangi sampah plastik harus digencarkan, karena menurut studi dan survei bahwa Indonesia merupakan (negara) nomor dua di dunia (sebagai) penghasil sampah plastik. Apalagi dampak dari penggunaan sampah sendiri dapat mencemari lingkungan dan sulit diurai hingga ratusan tahun,” ujar Krisna.

Baca Juga :

Lebih lanjut Krisna mengatakan, masyarakat harus meningkatkan kesadaran diri sendiri dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat harus mulai mengubah kebiasaan lama tergantung pada material plastik.

“Meski pemerintah telah membuat aturan pelarangan kantung plastik namun jika masyarakat masih hidup dalam kebiasaan lama, maka pengurangan sampah plastik tidak akan sukses,” pungkasnya. (adv.hms.mua)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.