Ancam Sebarkan Foto Bugil Kekasih, Pria Asal Banyuwangi Ini Diciduk Polisi

by -
https://live.staticflickr.com/65535/49167393581_a084835b9b_b.jpg
Kumbang (nama samaran) harus berurusan dengan pihak kepolisian, lantaran brondong berusia 22 ini mengancam akan menyebarkan foto telanjang kekasihnya, jika tidak memenuhi permintaannya mengirimkan sejumlah uang untuk menebus HP yang dikuasai pelaku. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Seorang remaja di Banyuwangi, sebut saja, Kumbang (nama samaran) harus berurusan dengan pihak kepolisian. Brondong berusia 22 tahun tersebut ditangkap polisi lantaran mengancam akan menyebarkan foto telanjang kekasihnya bernama Bunga (nama samaran) seorang janda 47 tahun usai keduanya bertemu di sebuah losmen di Kecamatan Rogojampi.

Menurut keterangan Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyobudi, kisah asmara tersebut bermula saat Kumbang, dikenalkan oleh salah seorang temannya. Usai melihat beberapa foto yang terpajang di akun Instagram (IG), Kumbang mulai kepincut oleh pesona si Bunga.

Perkenalkan pun terus berlanjut, hingga beberapa hari kemudian keduanya bertemu bertatap muka di sebuah losmen. Usai pertemuan, Kumbang meminjam smartphone milik Bunga, dan sekaligus berpamitan pulang untuk menemui seorang temannya.

Tiba di rumahnya, Kumbang mulai membuka handphone milik Bunga hingga akhirnya menemukan folder pribadi berisi sejumlah foto janda asal Kecamatan Kabat tersebut tanpa mengenakan sehelai benang yang menempel ditubuhnya. Lantaran ponsel miliknya tidak kunjung dikembalikan, Bunga berinisiatif menghubungi Kumbang dengan meminjam ponsel milik anaknya agar ponsel miliknya dikembalikan.

Baca juga:

Namun, Kumbang justru menolak permintaan tersebut, dan malah mengancam akan menggunggah foto bugilnya ke Facebook dan WhatsApp (WA) miliknya. Selain itu, Kumbang juga memberikan syarat, ponsel akan dikembalikannya jika Bunga memberikan mahar sebesar Rp 500 ribu kepada dirinya.

“Pada hari Sabtu, tanggal 23 November lalu,  sekira pukul 17.00 WIB, mereka berdua bertemu di Losmen Sinar Ayu, Desa Mangir, Rogojampi. Disitulah, tersangka mengirimkan 8 foto bugil ke korban sebagai bukti bahwa tersangka memiliki foto tersebut,” ,” kata Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi, Rabu (4/12/2019).

Takut fotonya tersebar luas di media sosial, Bunga pun langsung mentrasfer uang sebesar Rp 200 ribu ke nomor rekening Kumbang. Namun, setelah uang ditransfer, alih-alih ponsel dikembalikan, justru Kumbang menghilang, dan ponsel milik Bunga yang dibawa Kumbang juga dimatikan.

Merasa menjadi korban penipuan, si Bunga akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Rogojampi. Selang beberapa saat usai menerima laporan, kepolisian setempat bergerak cepat menangkap Kumbang saat berada dirumahnya. Kepada polisi, remaja yang keseharianya bekerja sebagai buruh harian lepas tersebut mengakui perbuatannya.

“Barang bukti sudah diamankan. Di antaranya, tiga unit handphone, lembar slip bukti transfer, lembar bukti transaksi rekening, lembar slip bukti penarikan tunai di ATM sebesar Rp 200 ribu,” tambah Kapolsek Rogojampi.

Atas perbuatanya, pelaku pemerasan disertai ancaman kesusilaan melalui media elektronik (Whatsapp), akan dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) dan (4) Jo Pasal 45 ayat (1) dan (4) UU RI No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Sub Pasal 369 ayat (1) KUHP. (ful)