Aksi Donor Darah di Polres Pamekasan Sukses Kumpulkan 93 Kantong Darah

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49509341317_4b252084d9_b.jpg

Pamekasan, ArahJatim.com -Turut memeriahkan Hari Pers Nasional ke-74, Polres Pamekasan, Sabtu (8/2/2020) menggelar aksi donor darah di Mapolres Pamekasan. Kegiatan yang diadakan di Gedung Bhayangkara ini diikuti oleh anggota Polri, TNI, para awak media dan masyarakat umum.

Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 93 kantong darah dari 93 pendonor yang lolos tes pihak Palang Merah Indonesia.

Wakapolres Pamekasan, Kompol Moh. Asrori Khadafi mengatakan, aksi donor darah ini dipersembahkan untuk masyarakat Pamekasan yang membutuhkan, sekaligus untuk mengisi cadangan darah di Bank Darah PMI.

“Donor darah ini dipersembahkan untuk masyarakat Pamekasan yang membutuhkan, sehingga nantinya bisa langsung menghubungi Bank Darah Palang Merah Indonesia (PMI),” ujarnya.

Baca juga:

“Ini adalah hadiah ulang tahun kami kepada HPN yang k-74 sekaligus bisa bermanfaat bagi orang banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan, Syamsudin mengatakan, aksi donor darah ini sebagai bentuk kesetiakawanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Aksi donor darah ini sebagai bentuk kesetiakawanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang membutuhkan darah tidak lagi kesulitan,” ujarnya.

Sebanyak 141 calon pendonor mencoba mengikuti kegiatan sosial ini namun setelah dites petugas PMI, hanya 93 peserta yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres juga mengajak rekan-rekan wartawan untuk bersama-sama melawan berita bohong (hoaks) di media sosial. Karena berita bohong dapat menimbulkan kerawanan sosial di masyarakat.

Karena sebagai lembaga resmi yang diakui oleh negara memang harus ikut serta dalam melawan berita bohong. Tentunya juga disertai kemauan yang sama dari aparat penegak hukum dan aparat pemerintah untuk menjelaskan berita yang benar-benar resmi. (ndra)