Banyuwangi, Arahjatim.com – Kecelakaan yang melibatkan truk pengangkut beras nopol P 8439 VA dengan sepeda motor Vario nopol P 6195 ZJ terjadi di Jalan Raya Jember, Banyuwangi, Kamis (23/5/2019) malam. Musibah tersebut mengakibatkan, seorang pengendara motor bernama Baruna, 20 tahun warga Jalan Kepiting, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi tewas di lokasi kejadian dengan luka yang cukup serius di kepala.
Menurut keterangan warga, musibah terjadi berawal saat korban yang mengendarai motor seorang diri melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Rumah Sakit Fatimah, korban berniat mendahului sepeda motor di depannya. Tiba-tiba kendaraan korban menyenggol sepeda motor di depannya hingga terjatuh ke sisi kanan jalan raya.
“Tadi korban dari utara menuju selatan nyalip sepeda motor. Kendaraan korban ini nyenggol motor yang ada di depannya,” ungkap Eko Suwignyo, satpam RS Fatimah.
Naas, saat korban jatuh, dari arah berlawanan melintas truk pengangkut beras yang dikendarai Amrulloh Fauji warga, Desa Watukebo, Rogojampi. Diduga sopir truk tidak sempat melakukan pengereman, tabrakan pun tak bisa dihindari. Kerasnya benturan, korban langsung tewas di lokasi kejadian dengan luka cukup serius di kepala. Sedang kendaraan Honda Vario warna hitam yang dikendarai korban juga ringsek.
Baca Juga :
- Untuk Kenyamanan Pemudik, Perbaikan Infrastruktur Banyuwangi Ditargetkan Tuntas H-3 Lebaran
- Kemenkumham Jatim Ajukan Justice Callaborator Kurangi Jumlah Tahanan
- Kecelakaan Di Talang Siring, Dua Korban Dilarikan Ke Rumah Sakit
”Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Informasi sementara korban tertabrak truk dari arah berlawanan saat akan mendahului kendaraan lain di depannya. Korban langsung tewas di lokasi kejadian. Jenazah korban langsung kami evakuasi ke kamar mayar RSUD Blambangan. Motor korban kami bawa dulu ke kantor Unit Laka Lantas Polres Banyuwangi,” kata Iptu Ardhi Bitha Kumala, Kanit Laka Polres Banyuwangi.
Untuk memastikan penyebab terkadinya kecelakaan, pihak Satlantas Polres Banyuwangi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saksi-saksi, termasuk sopir truk akan dipanggil ke kantor Unit Laka Lantas Banyuwangi untuk dimintai keterangan.
”Kendaraan truk dan sopir kita amankan dulu untuk dimintai keteranganya. Saksi-saksi juga akan kami panggil,” tegas Iptu Ardhi Bitha.
Sementara itu jelang arus mudik lebaran, pihak Satlantas Polres Banyuwangi menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berada di jalan. Menjelang lebaran, volume kendaraan di jalan raya mulai padat.
”Harus hati-hati, kendaraan sedang ramai kalau menjelang lebaran seperti ini,” pungkas Ardhi Bitha. (ful)










