Warga Desa Sumbercangkring Sulap Pohon Bambu Jadi Aneka Kerajinan

oleh -
Inilah sebagian dari sekian banyak aneka kerajinan berbahan bambu yang dihasilkan warga Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com – Pohon bambu yang biasanya dimanfaatkan untuk membangun rumah ternyata dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kerajinan.

Di tangan para pemuda dan orang tua di Desa Sumbercangkring Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, pohon bambu dapat disulap menjadi berbagai jenis kerajinan yang apik dan unik.

Mereka membuat kerajinan seperti vas bunga, piring, tempat tisu, lampu hias, gazebo, perahu dan lain sebagainya.

Baca juga:

Proses dalam membuat aneka kerajinan itu pun tidak gampang apalagi mudah. Butuh ketelatenan dalam menganyam untuk menghasilkan sebuah karya yang bagus dan menarik.

“Membuat aneka kerajinan dari bambu butuh keuletan, kesabaran dan telaten,” tutur Kepala Desa Sumbercangkring, Mujana saat ditemui di rumahnya, Senin (28/1/2019).

Barang kerajinan bambu yang sudah terbentuk kemudian diplitur agar terlihat menarik, cantik, indah dan juga awet.

“Setelah finising membuat kerajinan yang kita inginkan kerajinan itu kita plitur,” jelas Mujana.

Bilah-bilah bambu yang telah diolah menjadi aneka kerajinan tersebut tentunya meningkatkan harga jual bambu menjadi berkali-kali lipat. Sehingga menghasilkan keuntungan yang sangat menggiurkan. Dalam satu bulan usaha kerajinan bambu ini menghasilkan omzet antara Rp 10 juta hingga 20 juta.

Seorang pengrajin sedang merakit lampu hias. (Foto: arahjatim.com/das)

“(Usaha) membuat kerajinan dari bambu ini belum lama (dilakukan). Dan dengan hasil global selama satu bulan mencapai Rp 10 juta sampai Rp 20 juta,” ungkapnya.

Mujana menambahkan, gagasan membuat usaha kerajinan dari bambu ini tidak lain untuk meningkatkan perekonomian warga Desa Sumbercangkring. Selain itu juga untuk menekan tingginya angka pengangguran di desa tersebut. Dan alhamdulillah, usaha mereka sudah dilirik oleh konsumen dari luar kota.

“Tujuan kami tentunya untuk meningkatkan perekonomian dan menekan angka pengangguran. Alhamdulillah sekarang sudah ada yang order dari luar kota,” tandasnya. (das)