Tekan Kelangkaan Air Bersih, Pemerintah Jangkau Hingga Pelosok

oleh -
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq meresmikan air bersih di Desa Krasak, Kedungjajang, Lumajang (Foto : ArahJatim.com/Adv.hms/rokhmad)

Lumajang, ArahJatim.com Tekan kelangkaan air bersih, pemerintah melalui program nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) gelontorkan 14 program penyediaan air bersih di Lumajang. Salah satunya di Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, Sabtu (16/11/2019).

Pembangunan tandon dan pompa air bersih yang diswakelolakan oleh dan untuk masyarakat ini mampu mengalirkan air bersih untuk 1.068 jiwa atau setara dengan 321 kepala keluarga.

“Ini salah satu terobosan pemerintah dalam berupaya untuk mengurangi jumlah korban terdampak kekeringan yang kesulitan air bersih mas,” ungkap Bupati Lumajang, Thoriqul Haq seusai meresmikan tandon tersebut pada ArahJatim.com.

Baca Juga :

Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong program-program serupa yang melibatkan masyarakat, selain mampu mengurangi beban Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), namun program semacam ini lebih transparan.

“Tentu saja sangat baik, karena masyarakat terlibat langsung,” tambahnya.

Untuk tahun 2019 ini saja, sedikitnya 14 program Pamsimas digelontorkan ke 14 titik di Lumajang, untuk tahun depan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk mengoptimalkan program serupa agar masyarakat Lumajang terbebas dari krisis air bersih.

Sementara itu, warga penerima manfaat dari program ini sangat senang, sebab kini mereka tak lagi harus mengambil air di sungai yang jaraknya sangat jauh atau harus membeli yang harganya cukup mahal.

“Ya senang mas, karena kita tidak lagi harus ambil air di sana, atau membeli air untuk kebutuhan kita,” pungkas Marfuah.

Data kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, jumlah terdampak kemarau berupa kekurangan air bersih di Kabupaten Lumajang mencapai 2.607 keluarga yang tersebar di 18 Desa di 6 Kecamatan di Lumajang. (adv.hms/rokhmad)